Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Bank Negara Malaysia (BNM) mempertahankan suku bunga kebijakan di level 2,75% pada Kamis (3/9/2026).
Keputusan ini menjadi yang ketujuh secara berturut-turut dan sesuai dengan perkiraan sebagian besar ekonom.
BNM menilai kondisi ekonomi Malaysia masih cukup kuat, sementara tekanan inflasi tetap terkendali.
Baca Juga: Bank Sentral Malaysia Tahan Suku Bunga ke-4 Kali Berturut-Turut, Ini Alasannya
Karena itu, bank sentral memilih mempertahankan suku bunga acuan dan belum melihat kebutuhan untuk mengubah arah kebijakan moneternya.
Dalam jajak pendapat Reuters terhadap 31 ekonom, sebanyak 29 ekonom memperkirakan BNM akan mempertahankan overnight policy rate (OPR) di level 2,75%. Hanya dua ekonom yang memperkirakan adanya perubahan suku bunga.
Keputusan tersebut menunjukkan BNM masih mengambil sikap hati-hati di tengah kondisi ekonomi yang relatif solid. Suku bunga 2,75% dinilai masih memberikan ruang bagi perekonomian untuk tumbuh, sekaligus menjaga stabilitas harga.
Dengan keputusan terbaru ini, BNM telah mempertahankan OPR selama tujuh kali rapat kebijakan berturut-turut.
Baca Juga: Bank of Canada Tahan Suku Bunga 2,25%, Waspadai Dampak Tarif Trump
Sikap BNM juga menjadi perhatian pasar karena kebijakan suku bunga Malaysia turut memengaruhi daya tarik aset keuangan di kawasan Asia Tenggara, termasuk di tengah dinamika kebijakan moneter global.
Ke depan, arah suku bunga BNM akan sangat bergantung pada perkembangan pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta kondisi pasar keuangan global.














