kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Bank sentral Turki memangkas suku bunga 250 basis points


Kamis, 24 Oktober 2019 / 18:39 WIB
Bank sentral Turki memangkas suku bunga 250 basis points
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Turkish lira banknotes are pictured at a currency exchange office in Istanbul, Turkey August 13, 2018. REUTERS/Murad Sezer/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - ISTANBUL. Bank sentral Turki memangkas suku bunga acuan lebih besar daripada prediksi. Bank sentral ini menggunting suku bunga 250 basis points menjadi 14% pada hari Kamis (24/10).

Bank sentral memperpanjang siklus pelonggaran karena inflasi yang lebih rendah dan nilai tukar lira yang lebih stabil setelah Amerika Serikat (AS) membatalkan sanksi akibat serbuan ke Suriah.

Bank sentral acuan bunga repo tujuh hari ini dari posisi 16,5%. Otoritas moneter ini jor-joran menurunkan suku bunga acuan dari posisi 24% sejak Juni lalu. Pemangkasan suku bunga ini dilakukan untuk menyokong ekonomi Turki yang terkena resesi setelah krisis mata uang tahun lalu.

Baca Juga: Analis: Lira akan menjadi faktor kunci Turki dalam pertempuran Suriah

Penurunan suku bunga acuan hari ini jauh lebih besar ketimbang prediksi ekonom yang hanya meramal penurunan 100 bps. Awalnya, ekspektasi untuk pelonggaran moneter justru tipis setelah adanya serangan ke Suriah yang dimulai pada 9 Oktober. Serangan terhadap pasukan pimpinan Kurdi yang pernah menjadi sekutu AS ini memukul mata uang lira dan mendorong sanksi AS kepada Turki.

Nilai tukar lira rebound setelah pekan lalu AS memilih untuk hanya memberikan sanksi ringan bagi Turki. Mata uang Turki ini sudah anjlok 30% tahun lalu. Krisis mata uang tahun lalu membuat Turki memasuki resesi. Inflasi melonjak di atas 25% dan mendorong bank sentral Turki untuk menaikkan suku bunga.

Baca Juga: Terkait Suriah, Trump ancam akan menghancurleburkan ekonomi Turki

Kini, inflasi mulai mereda, mencapai 9,26% pada bulan September. Bank sentral memperkirakan inflasi akan meningkat ke 13,9% pada akhir tahun.



TERBARU

[X]
×