kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.533   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Baosteel akuisisi Aquila


Selasa, 06 Mei 2014 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan emas di gerai Galeri 24 Pegadaian, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

SYDNEY. Baosteel Group Corp, pemilik konglomerasi produsen baja China, Aurizon (AZJ) Holdings Ltd, ekspansi ke benua Australia. Di negeri Kangguru, Baosteel berencana mengakuisisi produsen bijih besi dan batubara, Aquila (AQA) Resources Ltd.

Senin (5/5), Baosteel telah menawarkan harga akuisisi Aquila sebesar A$ 1,4 miliar atau setara US$ 1,3 miliar. Tawaran Baosteel itu setara dengan A$ 3,40 per saham Aquila. Andai berhasil, Baosteel bakal menguasai tambang bijih besi di West Pilbara, termasuk proyek pembangunan jalur kereta dan pelabuhan di Barat Australia senilai A$ 7,4 miliar.

“Baosteel memanfaatkan tren harga komoditas yang merosot," ujar Le Yukun, Analis BOC International, mengutip Bloomberg. Harga murah diperkirakan bakal melampaui investasi Tiongkok di pertambangan Australia sebesar US$ 24 miliar di 2008.

Bulan lalu, China Minmetals Corp mengakuisisi proyek tembaga milik Glencore Xstrata senilai US$ 5,85 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×