kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Batubara turun, unit usaha Rio Tinto PHK karyawan


Senin, 24 September 2012 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Hewan Sugar Glider.


Reporter: Rika Theo

PERTH. Perusahaan tambang Rio Tinto menyatakan unit usahanya, Australian Coal & Allied, akan memangkas karyawan. Unit itu terpukul oleh anjloknya harga batubara dan penguatan dollar Australia.

Negeri eksportir terbesar batubara termal untuk pembangkit listrik itu menghadapi kejatuhan harga batubara sebesar 20% ke bawah US$ 90 per ton tahun ini. Permasalahannya adalah pasokan global yang berlimpah sementara permintaan China menurun.

Coal & Allied memproduksi batubara thermal di kawasan Hunter Valley, Australia. Sedangkan perusahaan tambang lain seperti Xstrata Plc juga telah memangkas tenaga kerja untuk mengurangi biaya.

"Kami tengah bekerja untuk memperbaiki daya saing kami dengan mencari jalan secara aktif untuk mengurangi biaya dalam bisnis kami. Ini sayangnya berarti sejumlah peran tak lagi dibutuhkan,” ujar Rio Tinto via email kepada Reuters, hari ini.

Rio Tinto memiliki saham mayoritas di Coal & Allied dan mengelola operasionalnya. and manages its operations.

Jurubciara Rio Tinto tak dapat mengumngkapkan jumlah pasti berapa karyawan yang akan di-PHK karena keputusan ini masih dalam proses.

Coal & Allied memproduksi 30 juta ton batubara per tahun. Ia mempekerjakan 1.500 orang di tiga lokasi operasionalnya di negara bagian New South Wales, menurut situs perusahaan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×