kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Batubara turun, unit usaha Rio Tinto PHK karyawan


Senin, 24 September 2012 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Hewan Sugar Glider.


Reporter: Rika Theo |

PERTH. Perusahaan tambang Rio Tinto menyatakan unit usahanya, Australian Coal & Allied, akan memangkas karyawan. Unit itu terpukul oleh anjloknya harga batubara dan penguatan dollar Australia.

Negeri eksportir terbesar batubara termal untuk pembangkit listrik itu menghadapi kejatuhan harga batubara sebesar 20% ke bawah US$ 90 per ton tahun ini. Permasalahannya adalah pasokan global yang berlimpah sementara permintaan China menurun.

Coal & Allied memproduksi batubara thermal di kawasan Hunter Valley, Australia. Sedangkan perusahaan tambang lain seperti Xstrata Plc juga telah memangkas tenaga kerja untuk mengurangi biaya.

"Kami tengah bekerja untuk memperbaiki daya saing kami dengan mencari jalan secara aktif untuk mengurangi biaya dalam bisnis kami. Ini sayangnya berarti sejumlah peran tak lagi dibutuhkan,” ujar Rio Tinto via email kepada Reuters, hari ini.

Rio Tinto memiliki saham mayoritas di Coal & Allied dan mengelola operasionalnya. and manages its operations.

Jurubciara Rio Tinto tak dapat mengumngkapkan jumlah pasti berapa karyawan yang akan di-PHK karena keputusan ini masih dalam proses.

Coal & Allied memproduksi 30 juta ton batubara per tahun. Ia mempekerjakan 1.500 orang di tiga lokasi operasionalnya di negara bagian New South Wales, menurut situs perusahaan.




TERBARU

[X]
×