kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Bayer Gugat Johnson & Johnson atas Dugaan Iklan Menyesatkan Obat Kanker Prostat


Senin, 23 Februari 2026 / 23:25 WIB
Bayer Gugat Johnson & Johnson atas Dugaan Iklan Menyesatkan Obat Kanker Prostat
ILUSTRASI. Pabrik Bayer Jerman (Dok/DW.com)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bayer menggugat Johnson & Johnson pada Senin (23/2/2026), menuduh perusahaan farmasi tersebut melakukan iklan palsu terkait obat kanker prostat.

Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal Manhattan, Bayer menyatakan bahwa Johnson & Johnson meluncurkan kampanye pemasaran yang menyesatkan untuk mendiskreditkan obat miliknya, Nubeqa, sekaligus mempromosikan dan mengklaim keunggulan produk pesaingnya, Erleada.

Baca Juga: Trump Ancam Tarif Lebih Tinggi bagi Negara yang Main-main Usai Putusan Mahkamah Agung

Bayer menilai kampanye tersebut bertujuan menggiring persepsi tenaga medis dan pasar bahwa Erleada lebih unggul dibandingkan Nubeqa dalam pengobatan kanker prostat.

Dalam tuntutannya, Bayer meminta ganti rugi tiga kali lipat (triple damages), pengembalian keuntungan yang disebut diperoleh secara tidak sah, serta perintah pengadilan (injunction) untuk menghentikan dugaan praktik iklan menyesatkan tersebut.

Baca Juga: Singapura Akan Tindak Warga yang Bertempur di Luar Negeri untuk Tujuan Asing

Hingga berita ini diturunkan, Johnson & Johnson belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar terkait gugatan tersebut.

Kasus ini menambah daftar persaingan hukum di industri farmasi, khususnya dalam pasar terapi kanker prostat yang bernilai miliaran dolar dan sangat kompetitif.

Selanjutnya: Hindari Kesalahan Warna: Desainer Ungkap Tren Bikin Rumah Terlihat Murah

Menarik Dibaca: Hindari Kesalahan Warna: Desainer Ungkap Tren Bikin Rumah Terlihat Murah




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×