kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   6.000   0,20%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Beijing berupaya mencegah perusahaan-perusahaan China delisting dari bursa AS


Kamis, 25 November 2021 / 18:13 WIB
Beijing berupaya mencegah perusahaan-perusahaan China delisting dari bursa AS
ILUSTRASI. Beijing berupaya mencegah perusahaan-perusahaan China delisting dari bursa AS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Berbicara pada konferensi yang sama, Ashley Alder, CEO Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong mengatakan dia khawatir ketegangan Tiongkok-AS membuat sulit menemukan solusi.

"Terkadang politik dapat mengganggu solusi teknis yang masuk akal dan dapat dicapai, dan saya mengambil tingkat sikap politik dalam pendirian AS yang belum tentu kondusif untuk hasil yang lebih baik," ucapnya.

Baca Juga: NYSE mulai proses delisting perusahaan minyak raksasa China, CNOOC

Hong Kong sebelumnya menghadapi masalah serupa dengan akses ke kertas kerja audit China daratan, tetapi Alder mengatakan hubungan SFC dengan CSRC dan perjanjian 2019 telah membantu menyelesaikannya.

Hong Kong telah diuntungkan perselisihan China-AS, karena serangkaian perusahaan China yang terdaftar di AS telah melakukan pencatatan sekunder di kota itu dalam beberapa tahun terakhir, sebagian sebagai cadangan jika perusahaan tersebut dihapus dari Nasdaq atau NYSE, kata pelaku pasar.

Bursa saham Hong Kong, pekan lalu, mengkonfirmasi akan melanjutkan dengan perubahan aturan untuk memudahkan perusahaan China yang terdaftar di luar negeri untuk melakukan pencatatan sekunder, dan bagi perusahaan untuk mengubah daftar sekunder Hong Kong menjadi yang utama.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×