kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Beijing berupaya mencegah perusahaan-perusahaan China delisting dari bursa AS


Kamis, 25 November 2021 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Beijing berupaya mencegah perusahaan-perusahaan China delisting dari bursa AS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Berbicara pada konferensi yang sama, Ashley Alder, CEO Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong mengatakan dia khawatir ketegangan Tiongkok-AS membuat sulit menemukan solusi.

"Terkadang politik dapat mengganggu solusi teknis yang masuk akal dan dapat dicapai, dan saya mengambil tingkat sikap politik dalam pendirian AS yang belum tentu kondusif untuk hasil yang lebih baik," ucapnya.

Baca Juga: NYSE mulai proses delisting perusahaan minyak raksasa China, CNOOC

Hong Kong sebelumnya menghadapi masalah serupa dengan akses ke kertas kerja audit China daratan, tetapi Alder mengatakan hubungan SFC dengan CSRC dan perjanjian 2019 telah membantu menyelesaikannya.

Hong Kong telah diuntungkan perselisihan China-AS, karena serangkaian perusahaan China yang terdaftar di AS telah melakukan pencatatan sekunder di kota itu dalam beberapa tahun terakhir, sebagian sebagai cadangan jika perusahaan tersebut dihapus dari Nasdaq atau NYSE, kata pelaku pasar.

Bursa saham Hong Kong, pekan lalu, mengkonfirmasi akan melanjutkan dengan perubahan aturan untuk memudahkan perusahaan China yang terdaftar di luar negeri untuk melakukan pencatatan sekunder, dan bagi perusahaan untuk mengubah daftar sekunder Hong Kong menjadi yang utama.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×