kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bendung virus corona, Australia dan Selandia Baru tutup pintu masuk


Kamis, 19 Maret 2020 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Scott Morrison berbicara selama konferensi pers di Gedung Parlemen di Canberra, Australia, 19 September 2018.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia, Kamis (19/3) mengumumkan larangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap setiap non-penduduk yang datang ke negara tersebut, memulai upaya untuk menutup negeri kanguru dari infeksi lintas perbatasan virus corona baru.

"Larangan perjalanan akan berlaku pada semua yang bukan penduduk, warga negara non-Australia yang datang ke Australia, dan itu akan berlaku mulai jam 9 malam besok (20/3)," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Selandia Baru yang bertetangga dengan Australia juga akan menutup perbatasannya untuk semua orang asing mulai Kamis (19/3) tengah malam.

Baca Juga: Malaysia lockdown, tentara bisa dikerahkan jika warga tak patuh perintah

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Kamis (19/3) mengatakan pada konferensi pers, warga negara Selandia Baru tetap masih bisa pulang, tapi pilihan mereka hampir habis karena banyak maskapai komersial yang membatalkan penerbangan.

"Orang-orang yang sudah naik pesawat dan dalam perjalanan masih bisa mendarat," kata Ardern seperti dikutip Channelnewsasia.com.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×