kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Bertambah, Singapura dan Malaysia mengonfirmasi tiga kasus baru virus corona


Rabu, 29 Januari 2020 / 20:25 WIB
Bertambah, Singapura dan Malaysia mengonfirmasi tiga kasus baru virus corona
ILUSTRASI. Sebuah gambar diam yang diambil dari kamera video yang menunjukkan virus corona baru aluas novel coronavirus 2019 (2019-nCov) tumbuh dalam sel Vero E6 di Melbourne, Australia, 29 Januari 2020.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID -SINGAPURA. Singapura mengonfirmasi tiga kasus baru virus corona Wuhan, sehingga total yang terinfeksi di negeri Merlion menjadi 10 orang.

Kementerian Kesehatan Singapura dalam siaran pers, Rabu (29/1), mengatakan, ketiga kasus baru virus corona baru adalah warga negara China yang melakukan perjalanan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

"Ini konsisten dengan penilaian kami, bahwa lebih banyak kasus dari Provinsi Hubei. Saat ini, tidak ada bukti penyebaran di Singapura," kata Kementerian Kesehatan seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Peringatan! China memperkirakan puncak penyebaran virus corona awal Februari

Kasus kedelapan dan kesembilan adalah seorang wanita 56 tahun dan pria 56 tahun. Mereka tiba di Singapura pada 19 Januari lalu dan saat ini dirawat di ruang isolasi National Center for Infectious Diseases (NCID).

Keduanya melaporkan, mereka tidak menunjukkan gejala terkena virus corona baru selama penerbangan ke Singapura. Tapi, mulai mengalami gejala pada 24 Januari dan naik taksi ke Rumahsakit Tan Tock Seng pada 27 Januari.

Pasangan suami istri ini dinyatakan positif terjangkit virus corona baru masing-masing pada Selasa (28/1) sekitar pukul 11 ​​siang dan Rabu jam 2 siang waktu setempat.

Baca Juga: WNI belum dievakuasi dari China, ini kata Jokowi

Sementara Kasus ke-10 ialah seorang pria 56 tahun yang tiba di Singapura pada 20 Januari. Dia mengalami gejala pada 21 Januari. Hasil tes mengkonfirmasi infeksi pada Rabu (29/1).

Pihak berwenang Singapura sudah memulai pelacakan untuk mengidentifikasi orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan kasus-kasus baru tersebut.

Malaysia juga melaporkan tiga kasus anyar virus corona baru, sehingga total yang terjangkit di negeri jiran menjadi tujuh orang.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, sekitar 9.000 turis China batalkan kunjungan ke Bali

"Ketujuh kasus melibatkan warga negara China," kata Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, Selasa (28/1), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Kasus-kasus baru tersebut termasuk seorang anak berusia empat tahun. Anak itu sekarang menjalani perawatan di sebuah rumahsakit di Langkawi.

"Kementerian Kesehatan Malaysia selalu memastikan kesiapsiagaan dan respons terhadap wabah penyakit dengan cepat dan efisien," ujar Noor seraya menambahkan, pemerintah meningkatkan kemampuan untuk mengatasi virus corona.



TERBARU

[X]
×