kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Biar Iran tak punya senjata nuklir, PM Inggris minta Trump ganti perjanjian nuklir


Selasa, 14 Januari 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan pertemuan bilateral selama KTT G7 di Biarritz, Prancis, 25 Agustus 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Jika Anda menyingkirkan kesepakatan nuklir ini, JCPOA, itulah yang Trump inginkan. Maksud saya kepada teman-teman Amerika adalah, lihat, entah bagaimana pun Anda harus menghentikan orang Iran untuk memperoleh senjata nuklir," sebut Johnson.

"Dari sudut pandang Amerika, itu adalah perjanjian yang cacat, itu berakhir, ditambah itu dinegosiasikan oleh Presiden (Barack) Obama. Dari sudut pandang mereka. itu memiliki banyak, banyak kesalahan," ucap Johnson.

Baca Juga: Iran Tercekik, Trump tak peduli jika mereka akhirnya setuju bernegosiasi

Trump yakin dia masih bisa menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir baru dengan Teheran. Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan itu pada awal bulan ini, setelah Iran mengumumkan akan mundur lebih jauh dari pakta nuklir 2015.

"Saya tidak ingin konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran, mari kita hentikan hal ini," kata Johnson.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×