kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.028   143,84   2,44%
  • KOMPAS100 783   19,18   2,51%
  • LQ45 592   13,66   2,36%
  • ISSI 209   5,44   2,67%
  • IDX30 335   8,06   2,46%
  • IDXHIDIV20 410   8,36   2,08%
  • IDX80 89   2,14   2,47%
  • IDXV30 112   2,77   2,55%
  • IDXQ30 108   2,59   2,46%

Biar Iran tak punya senjata nuklir, PM Inggris minta Trump ganti perjanjian nuklir


Selasa, 14 Januari 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan pertemuan bilateral selama KTT G7 di Biarritz, Prancis, 25 Agustus 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Jika Anda menyingkirkan kesepakatan nuklir ini, JCPOA, itulah yang Trump inginkan. Maksud saya kepada teman-teman Amerika adalah, lihat, entah bagaimana pun Anda harus menghentikan orang Iran untuk memperoleh senjata nuklir," sebut Johnson.

"Dari sudut pandang Amerika, itu adalah perjanjian yang cacat, itu berakhir, ditambah itu dinegosiasikan oleh Presiden (Barack) Obama. Dari sudut pandang mereka. itu memiliki banyak, banyak kesalahan," ucap Johnson.

Baca Juga: Iran Tercekik, Trump tak peduli jika mereka akhirnya setuju bernegosiasi

Trump yakin dia masih bisa menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir baru dengan Teheran. Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan itu pada awal bulan ini, setelah Iran mengumumkan akan mundur lebih jauh dari pakta nuklir 2015.

"Saya tidak ingin konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran, mari kita hentikan hal ini," kata Johnson.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×