kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,58   -16,96   -1.87%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bill Gates sempat iri dengan Steve Jobs, ini penyebabnya...


Selasa, 25 Agustus 2020 / 10:52 WIB
Bill Gates sempat iri dengan Steve Jobs, ini penyebabnya...
ILUSTRASI. Bill Gates, pendiri raksasa teknologi Microsoft


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Siapa yang tak kenal Bil Gates? Dia adalah seorang ikon di dunia teknologi dan sekarang merupakan orang terkaya nomor dua di dunia. Dengan segala "keberadaannya" tentu akan sangat sulit dibayangkan bagaimana pendiri Microsoft itu ternyata mempunyai rasa iri terhadap orang lain. 

Dalam sebuah interview dengan podcast Armchair Expect, miliarder itu menunjukkan rasa irinya terhadap salah seorang teman sekaligus rivalnya, Steve Jobs dengan kharismanya yang melegenda. 

Dikutip dari CNBC, Selasa (25/8/2020) Gates mengatakan, Jobs adalah seorang jenius dengan magnet natural sebagai seorang pemimpin. Pada Tahun 2021   Gates mengungkapkan, sisi Jobs tersebut ingin pula dia miliki. 

Baca Juga: 4 Rahasia hidup bahagia ala Bill Gates, ternyata tidak susah!

"Dia adalah seorang penyihir untuk memotivasi seseorang, sementara aku adalah seorang penyihir kecil sehingga tidak bisa terpengaruh sihirnya, namun aku bisa melihat dirinya membacakan sebuah mantera, dan kemudian saya akan melihat orang-orang itu terpesona," ujar Gates dalam wawancara. 

"Aku sangat iri, Jobs adalah seorang jenius," tambah dia. 

Gates yang juga mempunyai yayasan filantropi tersebut menambahkan, dirinya sangat takjub dengan bagaimana Job kembali ke Apple pada tahun 1997 setelah sempat dipaksa untuk hengkang padad tahun 1985 kemuidan membuat perusahaan berbalik arah dan menjual produk-produk yang sangat populer di pasaran seperti iMac, iPhod, hingga iPhone. 

Baca Juga: Menurut Bill Gates inilah bahaya besar bagi dunia selain virus corona

Gates pun mengatakan, tugas kedua Jobs di Apple yang akhirnya berakhir pada tahun 2011 akibat Jobs meninggal karena kanker pankreas sebagai hal fenomenal. 




TERBARU

[X]
×