kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.708   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.647   51,32   0,78%
  • KOMPAS100 868   9,38   1,09%
  • LQ45 659   6,64   1,02%
  • ISSI 231   1,96   0,85%
  • IDX30 369   3,52   0,96%
  • IDXHIDIV20 455   4,72   1,05%
  • IDX80 99   1,11   1,13%
  • IDXV30 126   1,93   1,56%
  • IDXQ30 118   1,33   1,14%

Bisnis Hak Siar Internasional Serie A Dilirik Investor Besar, Ada Carlyle dan Oaktree


Kamis, 03 September 2026 / 10:12 WIB
Bisnis Hak Siar Internasional Serie A Dilirik Investor Besar, Ada Carlyle dan Oaktree
ILUSTRASI. Laga Juventus vs AC Milan di Serie A Italia (Daniele Mascolo/REUTERS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Sejumlah perusahaan private equity besar, termasuk Carlyle, Bain, dan Oaktree, disebut tengah menyiapkan penawaran untuk membeli saham minoritas unit yang mengelola hak siar internasional kompetisi sepak bola tertinggi Italia, Serie A.

Selain ketiganya, perusahaan private equity asal Italia Nextalia juga diperkirakan akan mengajukan penawaran. Informasi tersebut disampaikan tiga sumber yang mengetahui proses tersebut kepada Reuters.

Penawaran mengikat untuk unit bisnis tersebut dijadwalkan masuk pada 4 September 2026. Unit yang ditawarkan tidak hanya mengelola hak media internasional Serie A, tetapi juga bisnis taruhan dan sponsorship kompetisi Italia di luar negeri.

Baca Juga: AC Milan Raih Penjualan Pemain Terbanyak DI Italia 2026, Unggul Jauh Dari Juventus

Investor Bidik Saham 10-20%

Menurut sumber Reuters, investor diperkirakan akan mengajukan penawaran untuk kepemilikan sekitar 10-20%.

Unit bisnis tersebut menghasilkan laba inti sekitar €200 juta atau Rp4,11 triliun. Valuasinya diperkirakan berada di kisaran €3 miliar hingga €4 miliar atau sekitar Rp61,7 triliun-Rp82,3 triliun.

Sementara itu, penjualan tahunan unit media internasional Serie A berada di kisaran €250 juta atau Rp5,14 triliun.

Proses pencarian investor ini telah berjalan sejak awal tahun. Penasihat Serie A, JPMorgan, sebelumnya mulai menghubungi sejumlah perusahaan private equity untuk menjajaki kemungkinan penjualan saham.

Serie A, Carlyle, Bain, Oaktree dan Nextalia tidak memberikan komentar mengenai proses tersebut. JPMorgan juga belum memberikan tanggapan ketika dimintai komentar.

Baca Juga: Belanja Klub Premier League Pecahkan Rekor, Tembus Rp 82 Triliun

Serie A Pernah Gagal Jual Saham ke CVC

Pada 2021, liga Italia pernah menjajaki penjualan saham minoritas pada bisnis media domestiknya yang memiliki nilai lebih besar. Saat itu, konsorsium yang dipimpin CVC Capital Partners menjadi calon investor.

CVC ketika itu mempertimbangkan pembelian 10% saham dengan nilai transaksi sekitar €1,7 miliar atau Rp34,97 triliun.

Namun, kesepakatan tersebut akhirnya gagal setelah 20 klub Serie A tidak berhasil mencapai jumlah suara yang dibutuhkan untuk menyetujui transaksi.

Kegagalan tersebut menjadi salah satu tantangan utama bagi setiap rencana investasi baru. Penjualan saham pada bisnis media Serie A membutuhkan dukungan setidaknya 14 dari 20 klub anggota liga.

Baca Juga: Liga Primer Inggris Pecahkan Rekor Transfer, Belanja Tembus Rp77 Triliun

Popularitas Global Jadi Tantangan

Dalam beberapa tahun terakhir, liga Italia kesulitan meningkatkan penjualan hak siar di luar negeri. Minat sejumlah broadcaster menurun di tengah persaingan yang semakin ketat dalam pasar sepak bola global.

Salah satu faktor yang menjadi tekanan adalah padatnya jadwal kompetisi, terutama setelah format Liga Champions UEFA diperluas.

Di saat bersamaan, popularitas Premier League Inggris terus menjadi pesaing kuat dalam perebutan perhatian penonton dan nilai hak siar global.

Data UEFA menunjukkan pendapatan penjualan unit media internasional Serie A berada di sekitar €250 juta per tahun.

Angka tersebut masih jauh di bawah pendapatan yang dihasilkan Premier League Inggris maupun LaLiga Spanyol dari pasar media.

Situasi tersebut membuat Serie A membutuhkan strategi baru untuk meningkatkan nilai komersial kompetisi di pasar internasional.

Baca Juga: 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Saudi Pro League 2026: Ronaldo Jauh di Atas




TERBARU

[X]
×