kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bollor Group berkembangan berkat tangan dinginnya (1)


Rabu, 13 Maret 2019 / 14:26 WIB
Bollor Group berkembangan berkat tangan dinginnya (1)

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tri Adi

Lahir di tengah keluarga konglomerat bisa dibilang nasib baik Vincent Bollor. Namun tak berarti ia hanya mengandalkan warisan saja, dan tidak berkontribusi apa pun untuk membesarkan kelompok bisnis di bawah bendera Bollor Group ini. Melalui tangan dinginnya, Vincent berhasil mengembangkan kelompok Bollor yang kini merambah ke berbagai sektor bisnis. Kesuksesannya memimpin Bollor Group membuatnya menjadi salah satu miliarder dunia.

Vincent  Bollor bukan sekadar penerus konglomerasi asal Prancis, Bollor Group. Tanpa tangan dingin Vincent, Bollor Group tidak akan sebesar seperti sekarang. Maka wajar jika kemudian nama Vincent masuk ke dalam jajaran 10 orang terkaya di Prancis dengan nilai kekayaan bersih mencapai US$ 5,6 miliar versi Majalah Forbes.

Bollor Group sudah berdiri sejak tahun 1882, sebagai perusahaan penghasil kertas sebagai bahan baku kertas rokok dan Injil. Salah satu produk yang terkenal kala itu adalah kertas rokok Odet-Cascadec-Bollor (OCB). Hampir selama 160 tahun Bollor berkutat di bidang produksi kertas.

Baru pada tahun 1981, ketika Vincent mengambil tampuk kepemimpinan, bisnis Bollor terdiversifikasi ke beragam industri, mulai logistik, industri digital, industri berbasis komoditas sampai ke industri 4.0. Semua dilakukan Vincent dengan cara membeli kepemilikan saham perusahaan-perusahaan besar dan mengembangkannya.

Sepanjang 2018 saja Bollor Group berhasil menghasilkan pendapatan mencapai 23,02 miliar. Yang menarik, Bollor bermula dari bisnis berbasis komoditas namun penyumbang terbesar pendapat perseroan ini justru berasal dari sektor media dan komunikasi. Hampir 60,47% atau setara 13,94 miliar disumbang Vivendi Group.

Vivendi merupakan perusahaan media dan komunikasi multi-industri. Vivendi memegang kepemilikan saham mayoritas di beberapa merek terkenal. Sebut saja label rekaman Universal Music Studio, stasiun televisi Canal+, platform video digital dailymotion, hingga produsen gim Gameloft.




TERBARU

Close [X]
×