kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Brasil Umumkan Indonesia Resmi Menjadi Anggota Penuh BRICS


Selasa, 07 Januari 2025 / 06:59 WIB
Brasil Umumkan Indonesia Resmi Menjadi Anggota Penuh BRICS
ILUSTRASI. Indonesia menjadi anggota penuh kesepuluh dari kelompok ekonomi berkembang internasional BRICS pada hari Senin (6/1/2025). REUTERS/Siphiwe Sibeko


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Indonesia menjadi anggota penuh kesepuluh dari kelompok ekonomi berkembang internasional BRICS pada hari Senin (6/1/2025).

Melansir Bernama, pengumuman tersebut dilakukan oleh Brasil, anggota pendiri blok tersebut dan pemegang jabatan presiden bergilir BRICS untuk tahun 2025.

"Pemerintah Brasil menyambut baik masuknya Indonesia ke dalam BRICS," kata Kementerian Luar Negeri Brasil dalam sebuah pernyataan.

"Dengan populasi dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki komitmen yang sama dengan anggota lain untuk mereformasi lembaga tata kelola global dan berkontribusi positif untuk memperdalam kerja sama Selatan-Selatan," jelas Kementerian tersebut.

Menurut Kementerian Luar Negeri Brasil, pencalonan Indonesia awalnya didukung oleh para pemimpin BRICS pada bulan Agustus 2023.

Namun, negara dengan populasi terpadat keempat di dunia tersebut memilih untuk menunda aksesi resminya ke blok tersebut hingga terbentuknya pemerintahan yang baru terpilih.

Baca Juga: Thailand Menerima Undangan Resmi untuk Menjadi Negara Mitra BRICS

Sekilas tentang BRICS

Reuters melaporkan, Kelompok BRICS dinamai berdasarkan anggota pendiri awalnya pada tahun 2009: Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok, ditambah Afrika Selatan, yang bergabung setahun kemudian.

Pada tahun 2024, aliansi tersebut diperluas hingga mencakup Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab.

Blok tersebut dirancang sebagai penyeimbang bagi negara-negara ekonomi maju Kelompok Tujuh (G7), yang terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang.

Sebelum Indonesia bergabung, BRICS mencakup 46% populasi dunia dan 35% produk domestik bruto global.

Baca Juga: Malaysia: Pengenaan Tarif AS ke Negara Anggota BRICS Pengaruhi Pasokan Semikonduktor




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×