kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Thailand Menerima Undangan Resmi untuk Menjadi Negara Mitra BRICS


Jumat, 27 Desember 2024 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Seorang delegasi berjalan melewati logo BRICS menjelang KTT BRICS ke-10, di Sandton, Afrika Selatan, 24 Juli 2018. REUTERS/Siphiwe Sibeko


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Thailand menerima undangan resmi dari Rusia untuk menjadi negara mitra BRICS. Undangan ini bisa menjadi langkah awal bagi Thailand untuk bergabung dengan kelompok tersebut sebagai anggota penuh.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikondet Phalangkun, mengatakan bahwa pada 31 Oktober lalu Thailand menerima undangan untuk menjadi negara mitra BRICS.

Pada 24 Desember lalu, kabinet mengadakan pertemuan dan memutuskan bahwa Thailand akan memberikan tanggapan positif terhadap undangan tersebut.

"Menteri Luar Negeri Thailand mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri Rusia, yang mengonfirmasi persetujuan Thailand untuk bergabung dengan BRICS sebagai negara mitra," kata Phalangkun dalam pengarahannya hari Kamis (26/12), dikutip TASS.

Baca Juga: Prabowo Bertemu US-ASEAN Business Council, Bahas Investasi hingga Kinerja Kabinet

Lebih lanjut, dirinya juga mengungkapkan bahwa bergabung dengan BRICS merupakan salah hasil yang diharapkan Thailand.

"Menjadi negara mitra BRICS merupakan langkah penting bagi Thailand dalam perjalanannya untuk akhirnya bergabung dengan BRICS sebagai anggota penuh," pungkasnya.

Dengan menjadi negara mitra BRICS, Thailand berharap dapat meningkatkan tingkat hubungan dengan para anggota kelompok tersebut guna memperoleh peluang yang lebih baik bagi pengembangan ekonomi.

Lebih dari itu, status mitra juga mampu meningkatkan peran Thailand dalam membangun hubungan dengan negara-negara berkembang dan menciptakan sistem hubungan yang akan lebih menguntungkan bagi negara-negara berkembang.

Baca Juga: Malaysia Masuk dalam 9 Negara Mitra BRICS Per 1 Januari 2025

Menteri Luar Negeri Thailand, Maris Sangiampongsa, telah menyerahkan surat pernyataan keinginan negaranya untuk menjadi anggota penuh BRICS kepada diplomat tinggi Rusia Sergey Lavrov di kota Nizhny Novgorod, Rusia, pada bulan Juni lalu.

BRICS telah dua kali menambah keanggotaannya sejak berdiri pada tahun 2006. Pada tahun 2011, Afrika Selatan bergabung dengan empat negara pendiri, yaitu Brasil, Rusia, India, dan China.

Pada Januari 2024 lalu, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab juga resmi mendapatkan status keanggotaan penuh BRICS.

Tonton: Rusia Umumkan Keadaan Darurat di Laut Hitam, Ini Penyebabnya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×