kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bujet damai US$ 11 miliar ala JP Morgan


Jumat, 27 September 2013 / 11:47 WIB
Promo HokBen terbaru di bulan Mei tahun 2022, paket fried chicken HokBen spesial di hari Rabu dengan harga Rp 30.000 saja.


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

NEW YORK. Jejak krisis perbankan Amerika Serikat (AS) masih terlihat nyata. Setidaknya bagi bank dan nasabah yang terjerat produk bermasalah yang menyeret krisis di tahun 2008 silam.

Kabar terbaru, JP Morgan Chase&Co kali ini terjerat pelanggaran hukum terkait produk berbasis kredit perumahan (KPR). Pekan ini, Kejaksaan AS dikabarkan tengah menyusun bukti pendukung untuk menuntut JP Morgan terkait pelanggaran produk KPR.

Menghadapi tuntutan tersebut, bank dengan aset terbesar di AS ini tengah giat melobi pihak penuntut. Sumber Reuters menyebut, demi menghindari dakwaan hukum, JP Morgan rela merogoh kocek sebesar US$ 11 miliar untuk berdamai. JP Morgan tengah melobi bujet perdamaian ini dengan beberapa pihak terkait.

Misalnya, Kejaksaan AS, regulator bursa AS (SEC), dan Departemen Pembangunan Perumahan dan Perkotaan. Catatan, bujet damai ini setengah dari total laba bersih JP Morgan di sepanjang tahun 2012 yaitu US$ 21,3 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×