kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Bursa Korea Selatan Tembus Rekor Kamis (11/9), Usai Rencana Kenaikan Pajak Dibatalkan


Kamis, 11 September 2025 / 14:26 WIB
Bursa Korea Selatan Tembus Rekor Kamis (11/9), Usai Rencana Kenaikan Pajak Dibatalkan
ILUSTRASI. Indeks saham Korea Selatan kembali mencatatkan rekor tertinggi pada Kamis (11/9/2025). Yonhap/via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – SEOUL. Indeks saham Korea Selatan kembali mencatatkan rekor tertinggi pada Kamis (11/9/2025).

Setelah Presiden Lee Jae Myung menegaskan, komitmennya untuk mendukung pasar domestik dengan membatalkan rencana kenaikan pajak.

Indeks acuan KOSPI ditutup naik 29,67 poin atau 0,90% ke level 3.344,20, memperpanjang reli hingga delapan sesi berturut-turut.

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Ikuti Wall Street, Kospi Korea Selatan Catat Rekor Baru

Lee menyampaikan bahwa tidak perlu melanjutkan rencana revisi pajak capital gain yang bertujuan meningkatkan penerimaan negara dari investor saham. Ia menegaskan keputusan akhir akan diserahkan kepada parlemen.

Kenaikan saham juga ditopang sentimen positif dari sektor otomotif dan baterai. Saham Hyundai Motor naik 1,13%, sementara LG Energy Solution menguat 2,79% setelah ratusan pekerja Korea Selatan di proyek pabrik baterai bersama di Amerika Serikat yang sebelumnya ditahan dalam razia imigrasi akhirnya dibebaskan.

Saham raksasa teknologi juga menguat, dengan Samsung Electronics naik 1,10% dan SK Hynix menguat 0,99%.

Dari total 929 emiten yang diperdagangkan, sebanyak 463 saham naik, sementara 406 saham melemah.

Baca Juga: Dana Asing Kabur dari Bursa Asia US$8,8 M di Agustus, Indonesia Jadi Pengecualian

Investor asing tercatat sebagai pembeli bersih saham senilai 300 miliar won atau setara US$ 215,5 juta.

Sementara itu, nilai tukar won ditutup melemah tipis 0,24% ke level 1.391,8 per dolar AS.

Dari pasar obligasi, yield obligasi pemerintah tenor 3 tahun turun 1,1 basis poin ke 2,420%, sedangkan yield acuan tenor 10 tahun naik tipis 0,2 basis poin ke 2,817%.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×