kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45823,04   -9,71   -1.17%
  • EMAS948.000 -0,52%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Bursa New York galau, pernyataan terbaru tak lagi berencana hapus emiten telko China


Selasa, 05 Januari 2021 / 12:35 WIB
Bursa New York galau, pernyataan terbaru tak lagi berencana hapus emiten telko China
ILUSTRASI. The Wall St. entrance to the New York Stock Exchange (NYSE) is seen in the financial district in New York, U.S., November 24, 2020. REUTERS/Brendan McDermid

Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Heboh pernyataan New York Stock Exchange (NYSE) beberapa hari lalu yang akan menghapus tiga emiten telekomunikasi China yang terkait dengan militer China, tiba-tiba berbalik arah. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (5/1) NYSE dalam pernyataan terbarunya menyatakan tidak lagi berencana untuk menghapus tiga perusahaan telekomunikasi besar China yakni China Mobile, China Telecom Corp dan China Unicom Hong Kong Ltd.

Baca Juga: Setelah telko, produsen minyak China juga bakal dihapus dari bursa New York?

Masih belum jelas alasan atau latar belakang NYSE mencabut kembali keputusannya yang sebelumnya dilakukan untuk mematuhi perintah eksekutif Amerika Serikat (AS) itu. Pernyataan tersebut membuat saham ketiga perusahaan China tersebut menguat lebih dari 6% di bursa Hong Kong pada perdagangan Selasa (5/1). 

George Magnus, peneliti China Center di Oxford University berpendapat, jika penghapusan terjadi pasti akan ada biaya yang harus ditanggung perusahaan China. 

Baca Juga: China siap ambil tindakan tegas pasca penghapusan emiten mereka di bursa New York

Sementara itu kekhawatiran bagi perusahaan AS adalah akses mereka ke ekonomi China yang luas dapat dibatasi dalam eskalasi saling balas sanksi dagang jika perang dagang terus berlanjut. Bank-bank di Wall Street sangat ingin melihat penurunan ketegangan setelah mendapatkan kelonggaran beroprasi di China pada tahun lalu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Jadi kita tunggu saja bagaimana kelanjutan aksi saling ancam dua negara adidaya ini dalam perang dagang yang telah berjalan lebih dari setahun ini. 




TERBARU
Kontan Academy
MiniMBA on Problem Solving using world class consultants approach Sukses Memimpin: Kunci Kepemimpinan Asertif Batch 2

[X]
×