kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bursa Saham China Anjlok Terseret Perang Dagang, Indeks Hongkong Ambles 10%


Senin, 07 April 2025 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Bursa saham Hong Kong dan China anjlok pada perdagangan pasar saham di seluruh dunia runtuh dalam menghadapi perang dagang global yang meluas


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Bursa saham Hongkong dan China anjlok pada hari ini (7/4) karena pasar saham di seluruh dunia runtuh dalam menghadapi perang dagang global yang meluas dan kekhawatiran akan memicu resesi yang dalam.

Indeks Hang Seng merosot lebih dari 10% dalam perdagangan pagi ini, jika berkelanjutan, akan menyebabkan penurunan harian terbesar sejak krisis keuangan global 2008.

Saham perbankan anjlok, dengan saham HSBC dan Standard Chartered yang terdaftar di bursa Hongkong sudah ambles 15%.

Indeks saham unggulan CSI300 China juga terlihat turun lebih dari 5% dengan aksi jual di hampir setiap sektor. 

Di sisi lain, yuan China merosot ke level terendah sejak Januari dan yield obligasi melonjak tajam.

Baca Juga: Pasar Saham Taiwan Anjlok, Otoritas Bursa Ambil Langkah Stabilisasi Jika Diperlukan

China, yang kini menghadapi tarif Amerika Serikat (AS) lebih dari 50%, merespons dengan mengenakan tarif tambahan pada impor AS pada hari Jumat.

Perselisihan yang semakin memanas antara dua ekonomi terbesar dunia itu mengancam akan mengacaukan arus perdagangan, dan selain memukul pendapatan China, hal itu juga diperkirakan akan mendorong perlambatan permintaan global di saat pertumbuhan China tersendat.

Indeks daratan perusahaan tenaga surya dan pembuat peralatan rumah tangga mencatat kerugian sekitar 10%. Indeks volatilitas Hang Seng melesat ke level tertinggi sejak Oktober.

Dengan tidak adanya tanda-tanda kemunduran dari Gedung Putih, fokus investor akan tertuju pada Beijing untuk menghasilkan langkah-langkah guna mendukung eksportir China dan menopang ekonomi domestik.

Saham raksasa daring Alibaba dan Tencent juga turun lebih dari 8%.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×