kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Bursa Singapura Diusulkan Tanpa Jeda


Jumat, 23 Juli 2010 / 15:30 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Operator bursa perdagangan saham Singapura, Singapore Exchange Ltd, mempertimbangkan untuk meniadakan jam istirahat siang. Hal ini diungkapkan oleh Chief Executive Officer Singapore Exchange Ltd kepada wartawan, hari ini (23/7).

Menurut Bocker, dengan meniadakan jam istirahat, jumlah volume perdagangan bisa meningkat 8% hingga 10%. Terkait hal tersebut, pihaknya saat ini tengah membicarakannya dengan anggota bursa.

“Saya harap ada tanggapan positif atas usulan ini. Sebab, kita harus mengakomodir pasar internasional yang luas secepat mungkin,” katanya.

Jika rencana ini disetujui, maka Singapura akan mengikuti jejak negara-negara di kawasan Asia Pasifik lain yang sudah menerapkan hal yang sama. Beberapa di antaranya yakni Australia, Korea Selatan, Filipina, India, Srilangka, dan Banglades. Bursa perdagangan di negara-negara itu dilakukan tanpa jeda hingga sesi penutupan.

Sekadar informasi, saat ini, bursa perdagangan Singapura dibuka sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.30. Setelah jeda istirahat selama 90 menit, transaksi bursa dilanjutkan hingga pukul 17.00.

Dalam tiga bulan terakhir, nilai saham yang diperdagangkan di bursa Singapura sudah anjlok 16% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Krisis utang Eropa dan pengetatan kebijakan properti di China menjadi penyebabnya.




TERBARU

[X]
×