kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Cadangan devisa India naik 10%


Senin, 26 Januari 2015 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas Antam Hari Ini (8/8) di Pegadaian Stagnan, UBS Turun. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

MUMBAI. Cadangan devisa India naik ke rekor tertinggi. Hingga 16 Januari 2015, India mencatatkan cadangan devisa senilai US$ 344,14 miliar.

Menurut catatan Reserve Bank of India (RBI), tambahan cadangan devisa dalam sepekan terakhir ini sekitar mencapai US$ 2,7 miliar. Dana asing bertambah sekitar US$ 42 miliar ke pasar saham dan obligasi India sepanjang tahun lalu.

Bloomberg menghitung, peningkatan cadangan devisa India sepanjang tahun lalu adalah peningkatan tertinggi di antara negara-negara emerging market besar lain. Cadangan devisa India naik sekitar 10% dalam 12 bulan terakhir. Cadangan devisa Brasil justru turun 0,4% menjadi US$ 374 miliar dan cadangan devisa Rusia turun 28% menjadi US$ 339 miliar. Cadangan devisa China naik 0,6% menjadi US$ 3,8 triliun.

Sujan Hajra, akonom Anand Rathi Financial Services Ltd mengatakan, penting bagi India untuk memperbesar cadangan devisa. "Cadangan ini akan menjadi bantalan pembalikan dana ketika Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, menaikkan suku bunga atau ketika ada kisruh ekonomi global lainnya," kata Hajra.

Nilai tukar rupee naik sekitar 12% dari posisi terendah pada Agustus 2013. Saat itu, Morgan Stanley melihat India sebagai salah satu negara yang kesulitan menarik modal untuk mendanai defisit.

Sejak saat itu, Gubernur RBI Raghuram Rajan berupaya menarik aliran dana asing lewat diskon swap dollar kepada bank dan investor asing. Hasilnya, rekor pembelian obligasi India senilai US$ 26 miliar pada 2014. Aliran dana ini juga merupakan optimisme pasar terhadap pemerintahan yang paling stabil dalam 30 tahun terakhir.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×