kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Chevron Proyeksi Pendapatan Hulu Naik US$ 2,2 Miliar Imbas Kenaikan Harga Minyak


Kamis, 09 April 2026 / 19:00 WIB
Chevron Proyeksi Pendapatan Hulu Naik US$ 2,2 Miliar Imbas Kenaikan Harga Minyak
ILUSTRASI. Chevron memperkirakan pendapatan hulunya akan meningkat sebesar US$ 1,6 miliar hingga US$ 2,2 miliar pada kuartal pertama tahun ini.


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TEXAS. Chevron memperkirakan pendapatan hulunya akan meningkat sebesar US$ 1,6 miliar hingga US$ 2,2 miliar pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2025, didorong oleh melonjaknya harga minyak dan gas akibat volatilitas yang terkait dengan perang Iran.

Mengutip Reuters, Kamis (9/4/2026), konflik yang dimulai pada 28 Februari itu menyebabkan harga minyak meroket hingga 65%, dengan beberapa ladang minyak dan gas di Timur Tengah menghentikan produksi setelah Selat Hormuz—jalur bagi seperlima aliran energi global—secara efektif ditutup.

Harga minyak mentah Brent rata-rata mencapai US$ 78,38 per barel selama kuartal pertama, naik 24% dari tiga bulan sebelumnya, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

Baca Juga: Stok Fuel Oil Singapura Turun ke Level Terendah 10 Minggu, Ini Pemicunya

Produksi bersih setara minyak Chevron diperkirakan rata-rata 3,8 juta hingga 3,9 juta barel per hari, dengan volume yang dipengaruhi oleh penghentian produksi di proyek Tengizchevroil Kazakhstan dan pengurangan produksi di beberapa bagian Timur Tengah.


Tag


TERBARU

[X]
×