kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.975   51,00   0,28%
  • IDX 6.192   -49,51   -0,79%
  • KOMPAS100 807   -6,14   -0,75%
  • LQ45 616   -4,79   -0,77%
  • ISSI 214   -1,58   -0,73%
  • IDX30 341   -3,03   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -2,20   -0,51%
  • IDX80 92   -0,76   -0,82%
  • IDXV30 116   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 110   -0,65   -0,59%

China akan bangun sistem perdagangan dengan Korsel


Sabtu, 25 Juni 2016 / 11:37 WIB


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dikky Setiawan

BEIJING. Meski kerap berseteru soal wilayah kekuasaan, hubungan China dan Korea Selatan (Korsel) mulai mesra di bidang ekonomi.

Kabar terbaru, China bakal membangun sistem perdagangan langsung antara dua negara. Sistem perdagangan ini bakal memfasilitasi transaksi yuan terhadap won.

"Sistem perdagangan langsung dua mata uang ini akan membantu mengurangi ongkos transaksi valuta asing yang dilakukan korporasi di dua negara," tulis Bank Sentral China (PBOC) seperti dilansir Reuters, Jumat (24/6). 

Sejatinya, kondisi investasi dalam negeri yang memburuk mendorong investor China melarikan duitnya ke Korsel. Saat ini, investor China menguasai obligasi korporasi perusahaan Negeri Ginseng, menggeser dominasi Amerika Serikat (AS).

Per Februari 2016, investor China tercatat memiliki obligasi Korsel mencapai 17,5 triliun won atau setara US$ 15 miliar.  Kepemilikan investor China ini menyumbang 20% dari total kepemilikan asing di Korsel. 




TERBARU

[X]
×