kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.133   100,74   1,25%
  • KOMPAS100 1.147   15,50   1,37%
  • LQ45 830   8,74   1,07%
  • ISSI 288   4,74   1,67%
  • IDX30 432   5,06   1,19%
  • IDXHIDIV20 517   4,52   0,88%
  • IDX80 128   1,58   1,25%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,08   0,78%

China Akan Membalas Jika Trump Mengenakan Tarif Baru


Jumat, 02 Agustus 2019 / 14:43 WIB
China Akan Membalas Jika Trump Mengenakan Tarif Baru


Sumber: Reuters | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China akan mengambil tindakan balasan jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif baru untuk produk mereka.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri China, Jumat (2/8) waktu setempat.

"China tidak menginginkan perang dagang, tetapi tidak takut berperang," kata Hua Chunying, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri.

Namun sejauh ini belum ada informasi seperti apa tindakan balasan yang akan dilakukan China.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (1/8) kembali mengeluarkan ancaman untuk memberikan tambahan tarif 10% pada impor China senilai US$ 300 miliar mulai 1 September 2019.

Baca Juga: Gara-gara satu cuitan Trump, rusak pasar saham sedunia

Ancaman terbaru Trump itu telah meningkatkan tensi perang dagang antara AS dan China dan mengguncang pasar keuangan dunia.

Bea tambahan baru itu akan memperpanjang tarif perdagangan Trump ke hampir semua barang China yang diimpor Amerika Serikat.

Sekaligus menandai berakhirnya gencatan senjata yang pernah disepakati dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu.

Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut jika Presiden Cina Xi Jinping gagal bergerak lebih cepat untuk mencapai kesepakatan perdagangan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×