kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.017   -71,00   -0,39%
  • IDX 6.077   35,47   0,59%
  • KOMPAS100 799   8,74   1,11%
  • LQ45 606   6,49   1,08%
  • ISSI 210   0,14   0,07%
  • IDX30 342   3,30   0,97%
  • IDXHIDIV20 426   3,30   0,78%
  • IDX80 91   1,03   1,14%
  • IDXV30 117   1,17   1,02%
  • IDXQ30 110   0,95   0,87%

China Akan Membalas Jika Trump Mengenakan Tarif Baru


Jumat, 02 Agustus 2019 / 14:43 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China akan mengambil tindakan balasan jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif baru untuk produk mereka.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri China, Jumat (2/8) waktu setempat.

"China tidak menginginkan perang dagang, tetapi tidak takut berperang," kata Hua Chunying, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri.

Namun sejauh ini belum ada informasi seperti apa tindakan balasan yang akan dilakukan China.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (1/8) kembali mengeluarkan ancaman untuk memberikan tambahan tarif 10% pada impor China senilai US$ 300 miliar mulai 1 September 2019.

Baca Juga: Gara-gara satu cuitan Trump, rusak pasar saham sedunia

Ancaman terbaru Trump itu telah meningkatkan tensi perang dagang antara AS dan China dan mengguncang pasar keuangan dunia.

Bea tambahan baru itu akan memperpanjang tarif perdagangan Trump ke hampir semua barang China yang diimpor Amerika Serikat.

Sekaligus menandai berakhirnya gencatan senjata yang pernah disepakati dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu.

Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut jika Presiden Cina Xi Jinping gagal bergerak lebih cepat untuk mencapai kesepakatan perdagangan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×