kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

China Beri Sanksi Pada Perusahaan Militer Asal Amerika Serikat


Kamis, 05 Desember 2024 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Tentara bersiap untuk latihan tembak langsung di tempat latihan Fangshan di Pingtung, Taiwan, 26 Agustus 2024. REUTERS/Ann Wang


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China telah memutuskan menjatuhkan sanksi kepada 13 perusahaan militer Amerika Serikat (AS) mulai Kamis (5/12). Kebijakan ini sebagai tanggapan atas penjualan senjata AS ke Taiwan.

Langkah tersebut menyusul keberatan keras China terhadap AS yang mengizinkan penjualan suku cadang dan jet F-16 serta radar senilai US$ 385 juta ke Taiwan. 

Kementerian Luar Negeri China menilai ini merusak kedaulatan dan integritas teritorial. Perusahaan yang jadi sasaran sanksi tersebut di antaranya Teledyne Brown Engineering Inc, Brinc Drones Inc dan Shield AI.

Perusahaan lain yang menghadapi sanksi antara lain Rapid Flight LLC, Red Six Solutions, Symexxis Inc, Firestorm Labs Inc, Kratos Unmanned Aerial Systems Inc, HavocAI dan Neros Technologies. 

China juga akan membekukan aset enam eksekutif dari lima perusahaan Raytheon, BAE Systems, United Technologies di China. Staf perusahaan tersebut juga dilarang masuk ke China.
 




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×