kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

China berikan sinyal kenaikan suku bunga lebih lanjut


Senin, 27 Juni 2011 / 14:00 WIB
China berikan sinyal kenaikan suku bunga lebih lanjut
ILUSTRASI. llustrasi rumah KPR


Reporter: Dyah Megasari |

HONG KONG/BEIJING. Perdana Menteri China, Wen Jiabao pertama kalinya memberikan isyarat pada pasar bahwa China akan menjaga inflasi tak lebih dari 4%. Hal ini menggaris bawahi bahwa suku bunga akan meningkat lebih lanjut dan pertumbuhan ekonomi akan melambat.

Wen, yang sedang bepergian ke Eropa menyatakan, melihat pertumbuhan ekonomi China berada pada kisaran 8%-9% dan hal itu membuat China kesulitan menjaga inflasi di bawah 4% pada tahun 2011.

"Situasi keuangan China masih akan menjadi yang terbaik di dunia tahun ini," ujar Wen di media televisi Hong Kong saat berada di Inggris. Sayang banyak yang menilai, pidato Wen kali ini terlihat tak seoptimis pada pekan sebelumnya yang mengatakan inflasi China akan terus terkendali.

Banyak ekonom yang berasumsi, inflasi China akan melampaui 4% dan akan berada di puncak pada Juni atau Juli mendatang di level 6%. Informasi saja, inflasi Mei naik ke level tertinggi 34 bulan yaitu 5,5%.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters menyatakan, bulan depan, China masih akan tetap melakukan pengetatan dan akan menaikkan suku bunga pinjaman sebesar 25 bps dan menaikkan bunga deposito hingga setengah persen.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×