kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

China ingin yuan jadi mata uang global


Kamis, 26 Maret 2015 / 10:57 WIB
China ingin yuan jadi mata uang global
ILUSTRASI. Bank Mandiri Beri KUR Kepada 195.000 Nasabah, Ini Persyaratan KUR Mandiri 2023. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Uji Agung Santosa

BEIJING. Pihak berwenang China kemungkinan besar menginginkan supaya yuan menjadi mata uang global. Kendati demikian, Pemerintah China tidak akan melepaskan kontrol terhadap mata uang negaranya.

Banyak analis memperkirakan, momentum yuan masih akan berlanjut di tahun ini. Menurut data dari jasa transaksi global, SWIFT, mata uang Negara Tembok Besar tersebut menjadi mata uang kelima yang paling sering digunakan dalam pembayaran. "Dengan perlambatan ekonomi, China ingin berada dalam posisi mengendalikan arus keluar modal," ujar Kenji Yoshikawa, ekonom senior Mizuho Securities mengutip CNBC.

Perlambatan ekonomi China telah meningkatkan spekulasi bahwa otoritas sengaja membuat depresiasi yuan untuk meningkatkan daya saing ekspor. Ekspor merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi China. Beberapa investor khawatir, upaya China ini akan memberikan efek domino terhadap depresiasi mata uang di Asia.




TERBARU

[X]
×