kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

China tak senang Indonesia tenggelamkan kapal


Jumat, 22 Mei 2015 / 11:27 WIB
China tak senang Indonesia tenggelamkan kapal
ILUSTRASI. Sesi latihan Persik Kediri


Sumber: Channel News Asia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Langkah Indonesia menindak tegas kapal asing yang terbukti melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia dengan cara menenggelamkan kapal kosong, membuat negara tetangga asal kapal-kapal gerah. Tak terkecuali, pemerintah China ikut mengerutkan alis dengan sikap Indonesia.

"China sangat prihatin dengan laporan tersebut dan meminta Indonesia membuat klarifikasi," kata Hong Lei, Jurubicara Menteri Luar Negeri China, dikutip Channel News Asia, kemarin (21/5).

Dia berharap, pihak Indonesia mendatang bisa lebih menekankan kerjasama perikanan dengan cara membangun, serta melindungi hak-hak hukum dan kepentingan korporasi China. 

Sekadar informasi, pada 20 Mei lalu di Hari Kebangkitan Nasional, Menteri Kementerian dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengumumkan, menenggelamkan 41 kapal asing penangkap ikan ilegal di berbagai daerah Indonesia. Kapal-kapal itu berasal dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan China. 

Kapal China yang ditenggelamkan adalah KM Gui Xei Yu 12661 yang ditangkap sejak tahun 2009 di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut China Selatan. Tuduhannya adalah melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dokumen sah dari pemerintah Indonesia. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×