kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

China tak senang Indonesia tenggelamkan kapal


Jumat, 22 Mei 2015 / 11:27 WIB
China tak senang Indonesia tenggelamkan kapal
ILUSTRASI. Sesi latihan Persik Kediri


Sumber: Channel News Asia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Langkah Indonesia menindak tegas kapal asing yang terbukti melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia dengan cara menenggelamkan kapal kosong, membuat negara tetangga asal kapal-kapal gerah. Tak terkecuali, pemerintah China ikut mengerutkan alis dengan sikap Indonesia.

"China sangat prihatin dengan laporan tersebut dan meminta Indonesia membuat klarifikasi," kata Hong Lei, Jurubicara Menteri Luar Negeri China, dikutip Channel News Asia, kemarin (21/5).

Dia berharap, pihak Indonesia mendatang bisa lebih menekankan kerjasama perikanan dengan cara membangun, serta melindungi hak-hak hukum dan kepentingan korporasi China. 

Sekadar informasi, pada 20 Mei lalu di Hari Kebangkitan Nasional, Menteri Kementerian dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengumumkan, menenggelamkan 41 kapal asing penangkap ikan ilegal di berbagai daerah Indonesia. Kapal-kapal itu berasal dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan China. 

Kapal China yang ditenggelamkan adalah KM Gui Xei Yu 12661 yang ditangkap sejak tahun 2009 di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut China Selatan. Tuduhannya adalah melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dokumen sah dari pemerintah Indonesia. 




TERBARU

[X]
×