kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

China undang pemimpin negara Eropa untuk melihat kondisi suku Uighur di Xinjiang


Rabu, 16 September 2020 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan berdiri di gerbang yang secara resmi dikenal sebagai pusat pendidikan keterampilan kejuruan di Kabupaten Huocheng di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China 3 September 2018.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sampai saat ini China hanya mengizinkan akses terbatas bagi jurnalis dan diplomat terpilih untuk bisa memasuki area Xinjiang. Sebagian besar berasal dari negara non-barat. AS sebagai rival China dan sejumlah pengamat lainnya menilai aturan ini telah diatur sedemikian rupa sebagai alat propaganda China.

Sampai saat ini Xinjiang, dan warga suku Uighur, masih menjadi sorotan terkait dugaan pelanggaran HAM yang mereka alami.

Masyarakat Uighur yang mayoritas Muslim dilaporkan telah menjadi korban diskriminasi di China. Bahkan sejumlah laporan menyatakan bahwa ada upaya genosida yang dilakukan.

Kamp-kamp penampungan suku Uighur yang didirikan di Xinjiang juga tak luput dari sorotan karena segala aktivitasnya sangat ditutupi oleh pemerintah China.

Sementara itu, telah banyak foto serta video beredar yang menunjukkan bahwa suku Uighur diperlakukan dengan kejam layaknya tahanan di kamp yang disebut sebagai kamp pendidikan tersebut.

Selanjutnya: Lagi, AS blokir produk China yang dibuat lewat kerja paksa di Xinjiang




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×