Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Citigroup menjadi salah satu perusahaan sekuritas besar terbaru di Wall Street yang menaikkan target akhir tahun 2026 untuk indeks S&P 500 hingga menembus level 8.000. Citigroup menaikkan target lantaran laba perusahaan dan pertumbuhan berbasis kecerdasan buatan (AI) dinilai masih tahan banting.
Dalam catatan risetnya, Citigroup menaikkan target S&P 500 menjadi 8.100 dari sebelumnya 7.700. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 10% dari posisi terakhir indeks.
Citi juga menaikkan proyeksi laba per saham (earnings per share/EPS) S&P 500 untuk 2026 menjadi US$ 350, naik dari US$ 320 sebelumnya. Selain itu, bank tersebut memperkenalkan target awal 2027 di level US$ 400.
Baca Juga: Perang Iran Dorong Harga Avtur Naik, Permintaan Jet Pribadi Justru Meningkat Tajam
Indeks S&P 500 sendiri tercatat naik hampir 8% sepanjang tahun ini, meski sempat turun tajam pada Jumat lalu setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu aksi jual di pasar saham, terutama pada sektor teknologi berbasis AI.
Citi menilai optimisme pasar masih ditopang oleh momentum AI dan kuatnya kinerja korporasi yang diperkirakan mampu mengimbangi tekanan inflasi serta risiko gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah dalam jangka pendek.
Namun, Citi juga memberikan catatan hati-hati. Bank tersebut mempertanyakan apakah pertumbuhan berbasis AI dapat terus berlanjut setelah 2027.
Menurut Citi, tren saat ini lebih menyerupai supercycle belanja modal (capex supercycle) yang tidak biasa, sehingga akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menghasilkan pertumbuhan laba yang konsisten untuk menjaga level indeks saham.
Citi juga memperingatkan bahwa setelah 2027, kemungkinan terjadi perlambatan belanja yang dapat memicu efek koreksi di pasar saham, meskipun risiko tersebut belum menjadi fokus utama saat ini.













