kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Citi : Pertumbuhan Asia Setelah Krisis 1 Tahun


Senin, 28 September 2009 / 14:56 WIB


Reporter: Djumyati Partawidjaja | Editor: Djumyati P.

HONG KONG. Negara-negara di Asia, kecuali China, sepertinya gagal untuk melakukan re-balance pertumbuhan perekonomiannya. Pasalnya, semuanya mengalami pertumbuhan ekonomi hanya mengandalkan konsumsi domestik bukan dari kebijakan stimulus.

Menurut Johanna Chua Head of Asia Pacific Economic & Market Analysis dari Citigroup dalam risetnya, China menjadi negara satu-satunya di Asia yang melakukan kebijakan yang berarti untuk meningkatkan konsumsi domestiknya dengan investasi. Sementara untuk negara-negara Asia lainnya, telah terjadi penurunan jumlah ekspor (net) yang tajam. Padahal pertumbuhan GDP negara-negara Asia di semester pertama 2009 banyak didorong oleh jumlah ekspornya.

Kawasan regional ini seharusnya bisa memanfaatkan pulihnya kondisi perekonomian di Amerika dan Eropa.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×