kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45753,89   -6,43   -0.85%
  • EMAS1.006.000 0,00%
  • RD.SAHAM 1.46%
  • RD.CAMPURAN 0.61%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Corona di Korea: Infeksi virus corona impor capai 43, rekor tertinggi sejak 25 Maret


Senin, 13 Juli 2020 / 11:29 WIB
Corona di Korea: Infeksi virus corona impor capai 43, rekor tertinggi sejak 25 Maret
ILUSTRASI. Penyebaran virus corona di Korea Selatan

Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kasus virus baru Korea Selatan bangkit kembali ke atas 60 pada hari ini dengan kasus impor meningkat tajam. Senin (13/7), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan ada 62 kasus baru, dengan jumlah infeksi lokal hanya 19. 

Data tersebut menandai adanya kenaikan tajam dari 44 kasus virus baru yang dilaporkan hari Minggu dan 35 kasus pada hari Sabtu. Ini juga menjadi kasus baru tertinggi sejak jumlah kasus virus harian tembus 63 pada Rabu (8/7).

Sementara itu, jumlah kasus impor yang mencapai 43 kasus menjadi yang tertinggi sejak rekor 51 kasus tambahan pada 25 Maret lalu. Alhasil, total kasus impor Covid-19 di Negeri Ginseng sudah capai 1.872 kasus. 

Baca Juga: Corona di Australia: Kluster pub tambah kekhawatiran Covid-19 gelombang kedua

Korea Selatan juga menerapkan kebijakan baru bagi pendatang yang berasal dari empat negara berisiko tinggi, yakni Banglades, Pakistan, Kazakhstan, dan Kirgistan, untuk menyerahkan sertifikat yang menunjukkan bahwa mereka dinyatakan negatif terhadap virus corona. 

Kasus impor, pernah menjadi sumber utama dari penambahan kasus Covid-19 di Korea Selatan. Namun hal tersebut bisa diatasi dan tambahan kasus turun hanya satu digit angka pada awal bulan lalu di belakang cek karantina yang diperkuat di bandara.

Tetapi kasus-kasus seperti itu telah memantul kembali ke angka dua digit sejak pertengahan Juni. Penyebabnya, kasus-kasus virus global telah muncul kembali di tengah berkurangnya penguncian yang dilakukan sejumlah negara. 



TERBARU

[X]
×