kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Covid-19 mengamuk, India kirim tentara untuk membantu rumah sakit yang kewalahan


Selasa, 27 April 2021 / 04:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana kremasi massal mereka yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4/2021). REUTERS/Adnan Abidi


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, India, dengan populasi 1,3 miliar, memiliki penghitungan resmi 17,31 juta infeksi dengan 195.123 kematian, setelah terjadi 2.812 kematian dalam semalam. Meski demikian, para ahli kesehatan mengatakan angka tersebut mungkin lebih tinggi.

Beberapa kota di India telah memerintahkan jam malam, sementara polisi memberlakukan jarak sosial dan pemakaian masker. Politisi, terutama Modi, telah menghadapi kritik karena mengadakan kampanye pemilihan negara bagian yang menarik ribuan orang ke dalam stadion yang penuh sesak.

Baca Juga: Arab Saudi mengirimkan oksigen ke India untuk mengatasi kekurangan pasokan

Ahli virologi mengatakan lebih banyak ditemukan varian virus yang lebih menular, termasuk yang berasal dari India.

Pemerintah menyuruh orang-orang untuk tetap di dalam rumah dan mengikuti protokol kebersihan.

Negara tetangga India, Bangladesh, menutup perbatasannya selama 14 hari, meskipun perdagangan akan terus berlanjut. 

Selanjutnya: Kasus corona India melonjak, harga minyak turun




TERBARU

[X]
×