kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.807   31,00   0,18%
  • IDX 8.329   96,95   1,18%
  • KOMPAS100 1.162   22,43   1,97%
  • LQ45 832   18,58   2,29%
  • ISSI 299   3,07   1,04%
  • IDX30 431   9,38   2,23%
  • IDXHIDIV20 512   10,99   2,20%
  • IDX80 129   2,64   2,09%
  • IDXV30 139   2,22   1,63%
  • IDXQ30 139   3,63   2,67%

Currency Rush di Malaysia: Dolar AS hingga Rupiah Diborong Saat Ringgit Menguat


Rabu, 19 November 2025 / 06:36 WIB
Currency Rush di Malaysia: Dolar AS hingga Rupiah Diborong Saat Ringgit Menguat
ILUSTRASI. Beberapa mata uang regional mengalami lonjakan permintaan dari pembeli asal Malaysia menyusul penguatan tajam nilai ringgit. REUTERS/Thomas White


Sumber: The Star | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ia mengatakan peminat datang dari berbagai kelompok, mulai dari wisatawan, pensiunan, hingga pedagang kecil yang melakukan pembayaran dalam dolar.

“Banyak keluarga yang mempersiapkan liburan akhir tahun. Beberapa pedagang yang biasanya membeli dalam jumlah kecil pun kini membeli lebih banyak sebagai cadangan,” ujarnya.

Meski penguatan ringgit meningkatkan optimisme, Anvar mengingatkan masyarakat bahwa pergerakan mata uang global dapat berubah cepat.

“Pasar valuta asing masih sensitif terhadap ekspektasi suku bunga dan kondisi geopolitik. Fase menguntungkan ini mungkin tidak berlangsung selamanya,” katanya.

Ia juga mengingatkan publik agar hanya bertransaksi melalui operator resmi.

“Hanya di George Town saja ada puluhan penukar uang berlisensi, terutama di kawasan heritage. Bandingkan kurs, cek papan harga, dan pastikan aman,” sarannya.

Hasil pantauan di sejumlah gerai penukaran uang sepanjang Pitt Street dan area sekitarnya menunjukkan arus stabil masyarakat yang menukar ringgit ke valuta asing, meski belum terlihat antrean panjang ataupun panic buying.

Pemilik gerai, A. Kareem Abdullah mengatakan situasi ini membuat konsumen lebih percaya diri.

Tonton: RI dan Malaysia Saling Klaim Durian Sebagai Buah Nasional

“Biasanya orang membeli sedikit dolar AS, baht, yen, dan mungkin dolar Singapura. Tapi minggu ini permintaan condong kuat ke dolar AS,” ujarnya.

Operator lain, Mohd Farid Shahul Hameed, mengatakan konsumen muda lebih aktif memantau pergerakan kurs.

“Generasi milenial dan keluarga muda datang dengan screenshot kurs terbaru. Begitu mereka melihat ringgit menguat beberapa hari berturut-turut, mereka langsung membeli dan mengunci uang liburan,” katanya.

Kesimpulan

Penguatan ringgit Malaysia memicu lonjakan permintaan valuta asing, terutama dolar AS, yen Jepang, baht Thailand, dong Vietnam, yuan China, dan rupiah Indonesia. Masyarakat memanfaatkan momentum ini baik untuk persiapan liburan maupun penyimpanan jangka pendek sebagai strategi finansial. Volume transaksi penukaran mata uang meningkat hingga 20% di berbagai wilayah seperti Kuala Lumpur dan Penang, sementara pelaku usaha memperingatkan bahwa volatilitas global dapat mengubah tren sewaktu-waktu sehingga masyarakat perlu tetap berhati-hati dan melakukan transaksi melalui operator resmi.

Selanjutnya: Anak Usaha Trimegah Bangun Persada (NCKL) Terlibat Jual-Beli Biji Nikel Saprolit

Menarik Dibaca: Promo HokBen Hoka Setto x ShopeeFood November, 3 Varian Lezat Serba Rp 31.000-an




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×