kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Demo bikin bisnis lesu, angka pengangguran Hong Kong naik


Selasa, 17 Desember 2019 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang memegang spanduk saat mengikuti aksi Hari Hak Asasi Manusia yang diselenggarakan Front Hak Asasi Manusia Sipil di Hong Kong, 8 Desember 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Angka pengangguran di Hong Kong naik 0,1% menjadi 3,2% dalam tempo tiga bulan, dari September hingga November. Tingkat pengangguran di sektor pariwisata dan katering naik paling tinggi, masing-masing menjadi 5,2% dan 6,2%.

Ini merupakan angka pengangguran tertinggi di sektor katering dalam delapan tahun terakhir.

"Pasar tenaga kerja akan berada di bawah tekanan bahkan lebih dalam waktu dekat jika ekonomi secara keseluruhan terus melemah," kata Menteri Hukum Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Chi-kwong, Selasa (17/12).

Baca Juga: Hong Kong kembali rusuh, polisi tembakkan gas air mata

"Pemerintah akan memantau perkembangan dengan cermat," ujar Chi-kwong seperti dikutip Reuters.

Aksi protes anti-pemerintah yang mendera Hong Kong lebih dari enam bulan tidak juga menunjukkan tanda-tanda mereda, meski sudah membebani perekonomian bekas koloni Inggris ini. Bahkan, mengantarkan Hong Kong ke dalam resesi.

Karena itu, Menteri Sekretaris Negara Hong Kong Matthew Cheung mengatakan, ia kecewa dengan kekerasan yang terjadi dalam aksi protes baru-baru ini, setelah situasi relatif tenang dalam hampir dua pekan terkahir.




TERBARU

[X]
×