kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Denmark berencana menjual lusinan jet tempur F-16 yang memasuki masa kadaluarsa


Jumat, 12 November 2021 / 13:29 WIB
Denmark berencana menjual lusinan jet tempur F-16 yang memasuki masa kadaluarsa
ILUSTRASI. Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Turki.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Organisasi hak asasi manusia Amnesty International dan Oxfam Ibis telah menyuarakan keprihatinan mengenai rencana penjualan jet tempur tersebut. Mereka meminta Denmark untuk memastikan jet tidak jatuh ke tangan yang salah untuk menghindari kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia.

"Pesawat tempur adalah senjata ampuh yang dapat digunakan di tangan yang salah untuk menyerang sasaran sipil. Kami telah melihat ini sebelumnya di Suriah dan Yaman, antara lain," kata Sekretaris Jenderal Amnesty International Denmark Dan Hindsgaul kepada Danish Radio, seperti dikutip Sputnik News.

Lebih lanjut, Hindsgaul mengingatkan bahwa risiko terburuk bagi Denmark jika menemukan pembeli yang salah adalah bisa dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Armada F-16 milik Denmark saat ini sedang dalam pengerahan terakhir mereka. Sejak September, mereka telah berbasis di Pangkalan Udara Siauliai di Lithuania, di mana mereka melakukan pengawasan udara di atas Negara Baltik.

Jet-jet tersebut sebelumnya juga pernah menimbulkan masalah karena biaya perawatan yang berlebihan hingga tingkat kebisingannya yang sangat tinggi.

Selanjutnya: Gagal dapatkan F-35, Turki kini merayu AS untuk bisa dapatkan F-16


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×