kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Departemen Luar Negeri AS setujui penjualan senjata ke Taiwan senilai US$ 2,3 miliar


Selasa, 27 Oktober 2020 / 09:22 WIB
ILUSTRASI. Penjualan senjata AS ke Taiwan akan mencakup 100 Harpoon Coastal Defense Systems (HCDS).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. Departemen Luar Negeri AS akhirnya menyetujui potensi penjualan senjata ke Taiwan yang diajukan Pentagon. Penjualan sistem pertahanan pantai ini ditaksir akan senilai US$ 2,37 miliar.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS juga sudah menyetujui potensi penjualan tiga sistem senjata lain ke Taiwan, yang terdiri dari sensor, rudal, dan artileri dengan nilai mencapai US$ 1,8 miliar.

Pemberitahuan resmi pada hari Senin (26/10) yang disampaikan Departemen Luar Negeri kepada Kongres mencakup usulan penjualan hingga 100 Harpoon Coastal Defense Systems (HCDS), termasuk di antaranya adalah 400 RGM-84L-4 Harpoon Block II Surface Launched Missiles untuk dijadikan sebagai rudal jelajah pertahanan pesisir.

Baca Juga: Meluncur 9.600 km per jam, rudal hipersonik ini akan jadi andalan Angkatan Udara AS

Pekan lalu Departemen Luar Negeri AS juga telah mengirimkan pemberitahuan ke Capitol Hill terkait tahap pertama penualan senjata yang teridiri dari peluncur roket berbasis truk yang dibuat oleh Lockheed, rudal Standoff Land Attack Missile Expanded Response (SLAM-ER) dan peralatan terkait yang dibuat oleh Boeing Co, dan pod sensor eksternal untuk jet F-16.

Setelah ini Kongres akan menimbang permintaan selama 30 hari, kemungkinan untuk ditolak masih ada. Namun jika melihat dukungan bipartisan yang luas untuk Taiwan, izin ini hampir pasti diberikan.

Merespons pengumuman ini, pihak Beijing langsung berencana memberikan sanksi kepada sejumlah perusahaan alat militer yang akan berperan dalam penjualan ini.

Baca Juga: Pentagon mendapat persetujuan atas potensi penjualan senjata ke Taiwan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×