kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.840   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.974   37,25   0,42%
  • KOMPAS100 1.236   7,14   0,58%
  • LQ45 872   4,11   0,47%
  • ISSI 326   1,99   0,61%
  • IDX30 442   2,49   0,57%
  • IDXHIDIV20 520   2,91   0,56%
  • IDX80 138   0,90   0,66%
  • IDXV30 145   1,11   0,77%
  • IDXQ30 141   0,81   0,57%

Desak Rusia Akhiri Perang, Zelenskyy Siap Berunding Dibeking Amerika


Minggu, 17 Agustus 2025 / 08:06 WIB
Diperbarui Minggu, 17 Agustus 2025 / 12:19 WIB
 Desak Rusia Akhiri Perang, Zelenskyy Siap Berunding Dibeking Amerika
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump meets with Ukrainian President Volodymyr Zelenskiy as U.S. Vice President JD Vance reacts at the White House in Washington, D.C., U.S., February 28, 2025. REUTERS/Brian Snyder 


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa upaya perdamaian tidak boleh diwarnai oleh tindakan kekerasan. Pernyataan ini disampaikan menanggapi pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Pada hari perundingan, Rusia juga melakukan pembunuhan. Dan itu menunjukkan banyak hal," ujar Zelenskyy dalam keterangannya yang diunggah di akun X (16/8).

Ia menyebut bahwa Ukraina bersama Amerika Serikat dan Eropa telah berdiskusi mengenai jalan keluar yang benar-benar dapat mengakhiri perang dengan adil. 

Zelenskyy menekankan, semua pihak menginginkan akhir perang yang adil, dan Ukraina siap bekerja seproduktif mungkin untuk mencapainya.

Baca Juga: Trump Mendesak Ukraina Membuat Kesepakatan untuk Akhiri Perang dengan Rusia

"Kami mengandalkan posisi yang kuat dari Amerika. Semuanya akan bergantung pada ini – Rusia memperhitungkan kekuatan Amerika. Jangan salah – kekuatan," tegasnya.

Menurut Zelenskyy, Rusia harus menghentikan perang yang telah dimulai dan sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia menilai pertemuan para pemimpin tetap diperlukan, khususnya dalam format yang melibatkan Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia, agar dapat menghasilkan keputusan yang efektif.

"Jaminan keamanan dibutuhkan. Perdamaian abadi dibutuhkan. Semua orang tahu tujuan utamanya. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu mencapai hasil nyata," kata Zelenskyy.

Tonton: AS Kerahkan Pembom B-2 Spirit dan Jet Tempur F-35 dan F22 Raptor ke Alaska, Mau Gertak Putin?


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×