kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.945   2,00   0,01%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Di Laut China Selatan, Penjaga Pantai Malaysia tembak nelayan Vietnam


Senin, 17 Agustus 2020 / 17:11 WIB
Di Laut China Selatan, Penjaga Pantai Malaysia tembak nelayan Vietnam
ILUSTRASI. Para pekerja mengibarkan bendera Malaysia menjelang perayaan 62 tahun kemerdekaan negara itu pada 31 Agustus di Kuala Lumpur, Malaysia, 31 Juli 2019.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Malaysia mengatakan pada Senin (17/8), seorang nelayan Vietnam meninggal karena luka tembak setelah konfrontasi pecah ketika Penjaga Pantai negeri jiran berusaha memeriksa dua kapal yang mereka yakini menangkap ikan secara ilegal.

Mengutip Reuters, dalam sebuah pernyataan, Badan Penegakan Maritim Malaysia menyatakan, 19 nelayan Vietnam berada di atas kapal dan melempari kapal Penjaga Pantai Malaysia dengan benda keras serta barang yang mudah terbakar, sebelum akhirnya menabraknya.

Pernyataan itu menyebutkan, insiden tersebut terjadi di perairan lepas Negara Bagian Kelantan dan petugas Penjaga Pantai Malaysia di atas kapal menanggapi "serangan" dengan menembak untuk membela diri, melukai satu orang yang kemudian meninggal.

Baca Juga: Laut China Selatan memanas, ASEAN berkomitemen terus jadi lokomotif bagi perdamaian

Sebanyak 18 awak kapal nelayan Vietnam lainnya ditahan dan akan diselidiki atas berbagai pelanggaran. Termasuk, penangkapan ikan ilegal, masuk perairan Malaysia secara ilegal, dan percobaan pembunuhan, menurut Badan Penegakan Maritim Malaysia.

Negara-negara yang berbatasan dengan Laut China Selatan sering terlibat dalam sengketa hak penangkapan ikan, yang terkadang berubah menjadi kekerasan. Kementerian Luar Negeri Vietnam tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×