kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Diam-diam JD.com ajukan dual listing di Bursa Hong Kong


Rabu, 29 April 2020 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Toko online asal China JD.com


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Di tengah pandemi virus corona, raksasa e-commerce China, JD.com, terus menjalankan niatnya untuk melakukan dual listing di Bursa Efek Hong Kong. 

Sumber yang mengetahui rencana ini mengungkapkan bahwa perusahaan yang sudah terdaftar di Nasdaq ini diam-diam mengajukan aplikasi ke Bursa Efek Hong Kong untuk dapat melakukan melantai pada bulan Juni mendatang. 

Dari aksi korporasi tersebut, JD.com diperkirakan dapat mengumpulkan setidaknya US$ 3 miliar. Ini bakal menjadi transaksi terbesar di pasar modal Hong Kong di tahun ini. 

Baca Juga: Alibaba tak ikut program penghubung saham Hong Kong dan China

Namun, hingga saat ini juru bicara JD.com menolak berkomentar kepada Reuters

Perusahaan telah menunjuk Bank of America, CLSA dan UBS untuk memimpin rencana dual listing ini. Juru bicara dari tiga bank menolak untuk mengomentari pengajuan rahasia yang dibuat oleh JD.com.

Berdasarkan data Refinitiv, perusahaan yang berkantor pusat di Beijing tersebut telah memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 64 miliar.

Pada Selasa (29/4), saham JD.com ditutup di level US$ 43,58. 




TERBARU

[X]
×