kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dididik untuk bekerja keras sejak usia dini (2)


Rabu, 04 Oktober 2017 / 15:38 WIB
Dididik untuk bekerja keras sejak usia dini (2)


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID - Menjadi anak pengusaha, bukan berarti hidup Charles Cohen bergelimang harta dan enak. Sang ayah, Sherman Cohen, telah mendidiknya sejak dini untuk mencari uang jajan dari berbisnis. Mental dan naluri bisnis Cohen kian terasah dan menjadi penentu kesuksesannya sampai hari ini. Kunci keberhasilan Cohen adalah menjadi pribadi yang tangguh, tidak bermental lembek yang justru dapat menjadi kelemahan seseorang. Cohen sadar betul akan hal tersebut.

Dalam artikel yang dilansir Reuters (13/6) silam, Charles Cohan, miliarder pemilik kekayaan senilai US$ 2,8 miliar itu membeberkan rahasia kesuksesannya dan taktik bertahan di tengah persaingan bisnis yang sengit. Cohen sendiri merupakan Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) Cohen Brothers Realty, usaha yang didirikan sang ayah beserta pamannya.

Kepada Reuters, Cohen menyebutkan bahwa sang ayah yakni Sherman Cohen menjadi orang yang paling berpengaruh dalam kesuksesannya. Cohen tak sungkan menyebut kalau dirinya meniru hampir seluruh perilaku dan sifat sang ayah.

Karier ayahnya, memang selalu berada di jalur bisnis. Awalnya sang ayah berprofesi sebagai penjahit pakaian pria dan berlanjut menjadi tenaga penjual perusahaan mobil di era perang dunia kedua. Ketika terkumpul modal yang cukup, sang ayah lantas memulai bisnis perumahan.

Kegigihan ayahandanya tertanam dalam diri Cohen yang selalu disiplin dalam segala situasi. Cohen sudah dididik untuk menggeluti dunia bisnis perumahan, saat usianya masih 14 tahun. Kala itu, Cohen bekerja paruh waktu saat libur musim panas.

Meski bapaknya seorang pengusaha, bukan berarti Cohen hidup bergelimang uang dan mudah berfoya-foya. Sebab, sang ayah hanya mau membiayai urusan pendidikan saja. Di luar kebutuhan sekolah, Cohen dilatih mencari uang sendiri sejak usia dini.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×