kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Dolar AS Berganti Wajah: Tanda Tangan Trump Gantikan Tradisi 165 Tahun


Sabtu, 28 Maret 2026 / 03:59 WIB
Dolar AS Berganti Wajah: Tanda Tangan Trump Gantikan Tradisi 165 Tahun
ILUSTRASI. Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, seorang presiden aktif bakal menandatangani uang AS. (REUTERS/Evan Vucci)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Uang kertas Amerika Serikat akan memuat tanda tangan Presiden Donald Trump mulai musim panas ini. Menurut Departemen Keuangan AS pada Kamis (27/3/2025), ini menjadi pertama kalinya seorang presiden yang sedang menjabat menandatangani uang Amerika.

Melansir Reuters, uang kertas yang didesain ulang tersebut, yang direncanakan untuk menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, juga untuk pertama kalinya dalam 165 tahun akan menghapus tanda tangan Bendahara AS (U.S. Treasurer). 

Pejabat ini melapor kepada Menteri Keuangan dan mengawasi Bureau of Engraving and Printing, U.S. Mint, serta fungsi-fungsi lain di Departemen Keuangan.

Uang kertas pecahan US$ 100 pertama yang memuat tanda tangan Trump dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan dicetak pada Juni, disusul pecahan lainnya dalam beberapa bulan berikutnya. Uang kertas baru tersebut kemungkinan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk beredar melalui bank-bank.

Departemen Keuangan masih memproduksi uang kertas yang memuat tanda tangan Menteri Keuangan pada era mantan Presiden Joe Biden, Janet Yellen, serta mantan Bendahara Lynn Malerba.

Baca Juga: Momen Langka: Presiden Prabowo Antar Sendiri PM Anwar Ibrahim Hingga Pesawat

Malerba akan menjadi bendahara terakhir dalam rangkaian tanpa putus para bendahara yang tanda tangannya tercetak pada mata uang federal AS sejak 1861, ketika pemerintah AS pertama kali menerbitkan uang kertas.

Perubahan tanda tangan ini merupakan upaya terbaru pemerintahan Trump dan para sekutunya untuk menempatkan nama presiden pada gedung, institusi, program pemerintah, kapal perang, dan koin. Sebuah panel seni federal, yang anggotanya ditunjuk Trump, pekan lalu menyetujui desain koin emas peringatan yang menampilkan gambar Trump.

Bessent mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa langkah tersebut tepat untuk peringatan 250 tahun AS, mengingat kuatnya pertumbuhan ekonomi AS dan stabilitas keuangan selama masa jabatan kedua Trump.

“Tidak ada cara yang lebih kuat untuk mengakui pencapaian bersejarah negara besar kita dan Presiden Donald J. Trump selain uang dolar AS yang memuat namanya, dan sangat tepat jika mata uang bersejarah ini diterbitkan pada peringatan Semiquincentennial (250 tahun),” kata Bessent.

Upaya untuk menerbitkan koin Trump pecahan US$ 1 yang beredar luas sebelumnya terhambat oleh undang-undang yang melarang penggambaran individu yang masih hidup pada koin AS.

Baca Juga: Uni Eropa Terancam Stagflasi akibat Lonjakan Harga Energi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×