kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.998   63,18   0,80%
  • KOMPAS100 1.128   11,06   0,99%
  • LQ45 819   2,93   0,36%
  • ISSI 282   4,14   1,49%
  • IDX30 426   0,23   0,05%
  • IDXHIDIV20 513   -2,20   -0,43%
  • IDX80 126   1,03   0,83%
  • IDXV30 139   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Ringgit Terpuruk Kamis (20/11) Pagi, Mata Uang Asia Kompak Tertekan terhadap Dolar


Kamis, 20 November 2025 / 09:29 WIB
Ringgit Terpuruk Kamis (20/11) Pagi, Mata Uang Asia Kompak Tertekan terhadap Dolar
ILUSTRASI. Mata uang Ringgit Malaysia


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (20/11/2025), dengan ringgit Malaysia mencatat penurunan terdalam dibandingkan mata uang regional lainnya.

Melansir Reuters pukul 02.01 GMT, ringgit turun 0,22% ke posisi 4,157 per dolar, disusul peso Filipina dan rupiah Indonesia yang masing-masing melemah 0,16% dan 0,18%.

Baca Juga: Harga Emas Menguat ke US$4.092 Kamis (20/11) Pagi: Menanti Data Ketenagakerjaan AS

Yen Jepang turun 0,18% ke 157,44 per dolar, sementara dolar Singapura dan baht Thailand masing-masing melemah 0,05%. Yuan China bergerak turun 0,05% ke 7,117 per dolar.

Beberapa mata uang mencatat penguatan tipis, seperti dolar Taiwan yang naik 0,05% ke 31,239 per dolar.

Performa Mata Uang Asia Sejak Awal 2025

Pergerakan sepanjang tahun menunjukkan ringgit masih menjadi salah satu yang paling lemah di Asia, melemah 7,48% dari posisi akhir 2024.

Baca Juga: Harga Minyak Rebound Kamis (20/11) Pagi: Brent ke US$63,72 dan WTI ke US$59,68

Rupiah juga tercatat turun 3,77%, sementara rupee India melemah 3,36%.

Sebaliknya, baht Thailand mencatat penguatan terbesar dengan naik 5,62% sejak awal tahun, diikuti dolar Taiwan (naik 4,94%) dan dolar Singapura (naik 4,42%).


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×