kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Harga Emas Menguat ke US$4.092 Kamis (20/11) Pagi: Menanti Data Ketenagakerjaan AS


Kamis, 20 November 2025 / 09:23 WIB
Harga Emas Menguat ke US$4.092 Kamis (20/11) Pagi: Menanti Data Ketenagakerjaan AS
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Gold bars are displayed at a gold jewellery shop in the northern Indian city of Chandigarh May 8, 2012. REUTERS/Ajay Verma/File Photo/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas bergerak naik pada perdagangan Kamis (20/11/2025), seiring para investor menanti rilis laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda dan diperkirakan dapat memberikan arah baru terhadap prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Melansir Reuters pukul 01.53 GMT, harga emas spot naik 0,3% ke US$4.092,98 per ons troi, sementara emas berjangka AS pengiriman Desember juga menguat 0,2% ke US$4.092,70 per ons troi.

Pasar kini menunggu data non-farm payrolls (NFP) AS untuk September yang akan dirilis hari ini, setelah sebelumnya tertunda akibat penutupan sementara pemerintahan federal.

Baca Juga: Harga Minyak Rebound Kamis (20/11) Pagi: Brent ke US$63,72 dan WTI ke US$59,68

Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan pertambahan sekitar 50.000 tenaga kerja baru pada periode tersebut.

Risalah pertemuan The Fed bulan Oktober yang dirilis Rabu mengungkapkan bahwa bank sentral memutuskan pemangkasan suku bunga, namun sejumlah pejabat memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat meningkatkan risiko inflasi yang menetap serta mengganggu kepercayaan publik terhadap The Fed.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 33% untuk pemangkasan suku bunga dalam pertemuan Federal Reserve pada 9–10 Desember, turun dari 49% sehari sebelumnya, menurut CME FedWatch.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung diuntungkan ketika suku bunga rendah atau saat ketidakpastian ekonomi meningkat.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell karena dinilai terlalu lambat menurunkan suku bunga.

Indeks dolar bergerak stabil dekat level tertinggi dua minggu, membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Baca Juga: Bitcoin Ambles: Harga Jatuh di Bawah US$ 89.000, Ini Penyebabnya Menurut Analis

Sentimen pasar global juga terdorong oleh reli pada bursa Asia setelah laporan kinerja Nvidia yang melampaui ekspektasi.

Sementara itu, SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, melaporkan kenaikan kepemilikan menjadi 1.043,72 ton, naik 0,22% dari posisi sehari sebelumnya.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak naik 0,4% menjadi US$51,58 per ons troi, platinum menguat 1% ke US$1.561,39, dan palladium bertambah 1,4% ke US$1.399.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×