kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Baht dan Peso Melemah Jumat (17/10) Pagi, Mata Uang Asia Lain Bergerak Tipis


Jumat, 17 Oktober 2025 / 09:42 WIB
Baht dan Peso Melemah Jumat (17/10) Pagi, Mata Uang Asia Lain Bergerak Tipis
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Anti-government protesters hold Thai baht banknotes ready to donate to their leader marching in downtown Bangkok February 7, 2014. REUTERS/Damir Sagolj/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar baht Thailand dan peso Filipina melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (17/10/2025) pagi.

Sementara pergerakan sebagian besar mata uang Asia lainnya cenderung terbatas di tengah penurunan imbal hasil obligasi AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar global.

Baca Juga: Dari Wall Street ke Asia: Gejolak Bank AS Picu Aksi Jual, Emas Jadi Raja Lagi

Baht Thailand turun 0,32% ke posisi 32,59 per dolar AS, sementara peso Filipina melemah 0,31% ke level 58,13 per dolar AS. Kurs rupiah juga terkoreksi tipis 0,12% ke Rp16.585 per dolar AS.

Mata uang Asia lain relatif stabil, termasuk yen Jepang yang menguat 0,11% ke 150,25 per dolar AS, dan dolar Singapura yang naik tipis 0,05% ke 1,293 per dolar AS.

Dolar Taiwan dan yuan China bergerak nyaris datar, masing-masing di 30,67 dan 7,12 per dolar AS.

Sejak awal tahun 2025, sebagian besar mata uang Asia tercatat menguat terhadap dolar AS seiring ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve.

Dolar Singapura memimpin penguatan dengan kenaikan 5,6% sepanjang tahun berjalan, disusul dolar Taiwan yang menguat 6,9%, dan ringgit Malaysia yang naik 5,8%.

Baca Juga: Melemah di Akhir Pekan, IHSG Turun 0,3% Pada Jumat Pagi (17/10)

Namun, beberapa mata uang masih mencatat pelemahan terhadap dolar, seperti rupiah yang turun 2,98%, rupee India yang melemah 2,51%, dan peso Filipina yang nyaris stagnan dengan penurunan 0,09%.

Kondisi pasar uang regional dipengaruhi oleh kombinasi faktor global, termasuk kekhawatiran baru terhadap sektor perbankan AS, meningkatnya ketegangan dagang AS–China, serta ekspektasi bahwa bank sentral utama akan mulai melonggarkan kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×