kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Dolar AS Berpeluang Catat Kenaikan Mingguan Kedua di Tengah Perang Iran


Jumat, 13 Maret 2026 / 08:14 WIB
Dolar AS Berpeluang Catat Kenaikan Mingguan Kedua di Tengah Perang Iran
ILUSTRASI. Dolar AS (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dolar Amerika Serikat (AS) bertahan menguat pada perdagangan Jumat (13/3/2026) dan berpotensi mencatat kenaikan mingguan kedua sejak pecahnya perang yang melibatkan Iran.

Gejolak pasar global membuat mata uang AS kembali menjadi aset safe haven utama bagi investor.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, sempat menyentuh level tertinggi sejak November.

Baca Juga: Saham Honda Merosot Lebih dari 6%, Ini Penyebabnya

Penguatan ini didorong oleh status dolar sebagai aset aman sekaligus posisi Amerika Serikat sebagai eksportir energi bersih.

Pada awal perdagangan Asia, indeks dolar turun tipis 0,04% ke level 99,63. Meski demikian, indeks tersebut masih berada di jalur kenaikan sekitar 0,8% sepanjang pekan ini.

Sementara itu, euro diperdagangkan di dekat level terlemahnya sejak November. Mata uang Eropa itu naik tipis 0,13% ke US$1,1525.

Yen Jepang menguat 0,17% ke level 159,08 per dolar setelah sebelumnya sempat menyentuh 159,43 per dolar pada Kamis, yang merupakan posisi terlemah sejak 14 Januari.

Level tersebut juga membuat pelaku pasar waspada terhadap potensi intervensi dari otoritas Jepang.

Poundsterling juga menguat 0,11% ke level US$1,3356.

Baca Juga: Indeks Nikkei Jepang Turun 1,7% Jumat (13/2), di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar.

Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran akan terus melawan dan mempertahankan penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz sebagai tekanan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Iran juga meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak dan transportasi di kawasan tersebut.

Di tengah lonjakan harga minyak, Amerika Serikat bahkan mengizinkan penjualan sebagian produk minyak Rusia yang sebelumnya terkena sanksi akibat konflik di Ukraina.

Gavin Friend, ahli strategi pasar senior di National Australia Bank, mengatakan fokus pasar kini bergeser dari diversifikasi aset menuju kekhawatiran terhadap kombinasi inflasi tinggi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Krisis Energi di Depan Mata: AS Izinkan Pembelian Minyak Rusia

“Untuk saat ini pasar memiliki fokus baru. Bukan lagi diversifikasi, melainkan inflasi dan pertumbuhan yang lebih rendah. Kombinasi inflasi tinggi dan pertumbuhan rendah ini akan menjadi masalah semakin lama krisis berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, International Energy Agency pada Rabu (11/3) menyepakati pelepasan cadangan minyak strategis dalam jumlah rekor sebesar 400 juta barel.

Namun, volume tersebut diperkirakan hanya mampu menutup sekitar 20 hari pasokan minyak yang hilang akibat gangguan di Selat Hormuz, dan membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk benar-benar mencapai pasar.

Pelaku pasar juga mencermati rapat kebijakan moneter pekan depan di Federal Reserve dan European Central Bank untuk melihat bagaimana bank sentral merespons potensi guncangan harga energi.

Baca Juga: Berapa Jumlah Korban Tewas Perang Iran? Tembus Ribuan!

Berdasarkan data LSEG, pasar swap kini memperkirakan Bank Sentral Eropa berpotensi menaikkan suku bunga paling cepat pada Juni.

Sementara itu, The Fed diperkirakan baru akan memangkas suku bunga pada September, mundur dari ekspektasi sebelumnya pada Juli.

Di pasar kripto, Bitcoin naik 1,81% ke US$71.464,23, sementara Ether menguat 2,48% ke US$2.114,22.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×