kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.718   -65,00   -0,37%
  • IDX 6.629   32,87   0,50%
  • KOMPAS100 865   6,29   0,73%
  • LQ45 656   4,13   0,63%
  • ISSI 231   1,22   0,53%
  • IDX30 367   1,95   0,54%
  • IDXHIDIV20 453   2,55   0,57%
  • IDX80 99   0,65   0,66%
  • IDXV30 125   0,87   0,70%
  • IDXQ30 117   0,75   0,64%

Donald Trump Turun Gunung, Bidik Kemenangan Partai Republik di Pemilu Midterm


Kamis, 03 September 2026 / 08:30 WIB
Donald Trump Turun Gunung, Bidik Kemenangan Partai Republik di Pemilu Midterm
ILUSTRASI. Donald Trump (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan berkampanye secara agresif untuk memenangkan kandidat Partai Republik dalam pemilihan umum paruh waktu atau midterm election yang digelar November mendatang.

Trump mengatakan telah menyiapkan agenda perjalanan ke sejumlah negara bagian yang memiliki persaingan ketat untuk membantu kandidat Partai Republik mempertahankan mayoritas tipis di Kongres.

Baca Juga: Harga Emas Stabil di US$ 4.386 Kamis (3/9), Jelang Rilis Data Nonfarm Payrolls AS

Dalam jamuan makan malam di Gedung Putih bersama anggota Kongres dari Partai Republik pada Rabu (2/9/2026), Trump menonjolkan keberhasilannya dalam menggalang dukungan untuk partai tersebut.

Ia juga menjanjikan jadwal kampanye yang padat pada bulan terakhir menjelang pemilu, serupa dengan kampanye tanpa henti yang dilakukannya menjelang pemilihan presiden 2024.

"Saya akan bersama Anda 100% hingga November," kata Trump di hadapan anggota parlemen Partai Republik, termasuk Mariannette Miller-Meeks dan Tom Barrett yang mewakili sejumlah daerah pemilihan paling kompetitif.

"Ini semua tentang 35 perlombaan. Kita akan melihat apakah kita bisa memenangkan semuanya," ujar Trump, merujuk pada sejumlah persaingan kursi di Kongres.

Baca Juga: Yen Menguat Tajam Kamis (3/9), Pasar Waspadai Intervensi Jepang

Elektabilitas Trump Jadi Kekhawatiran

Trump menghadapi tingkat persetujuan publik yang rendah di tengah perang dengan Iran dan tekanan inflasi yang masih berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi kekhawatiran bagi Partai Republik yang berupaya mempertahankan mayoritas tipis di Kongres dalam pemungutan suara pada 3 November mendatang.

Dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis 31 Agustus, hanya 33% warga AS yang menyetujui kinerja Trump.

Angka tersebut merupakan level terendah sepanjang karier politik Trump dan menjadi bulan ketiga berturut-turut berada di level tersebut.

Perang Iran yang dilancarkan pemerintahan Trump juga mengganggu pasokan minyak global. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga energi di AS dan memperburuk tekanan biaya hidup masyarakat.

Konflik AS-Iran kini telah memasuki bulan ketujuh tanpa adanya upaya diplomatik yang terlihat dalam waktu dekat.

Dalam beberapa hari terakhir, Washington dan Teheran kembali terlibat dalam pertukaran serangan terbesar sejak Juli. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran konflik berkembang menjadi perang berskala penuh.

Baca Juga: Pasokan Terancam, Harga Minyak Brent Bertahan di Atas US$ 95 per Barel

Trump Siapkan Tur Kampanye

Trump dalam beberapa pekan terakhir telah melakukan perjalanan ke sejumlah negara bagian untuk membantu kandidat Partai Republik.

Ia mengunjungi, Texas dan menjadi pembicara utama dalam penggalangan dana bagi Jaksa Agung Texas Ken Paxton yang mencalonkan diri untuk kursi Senat AS.

Trump juga melakukan perjalanan ke South Carolina untuk berkampanye bagi Darline Graham dalam pemilihan pendahuluan putaran kedua Partai Republik untuk kursi Senat.

Graham kemudian memenangkan pemilihan tersebut dan akan berupaya merebut kursi Senat yang sebelumnya ditempati mendiang saudaranya, Lindsey Graham, pada November.

"Saya akan melakukan banyak pemberhentian," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Rabu.

Baca Juga: Bangkok Bank Terbitkan Obligasi Dolar AS US$ 750 Juta

Salah satu agenda kampanyenya adalah mengunjungi Alaska untuk mendukung Senator petahana Dan Sullivan. Trump juga mengatakan akan berkampanye untuk sejumlah calon gubernur.

"Saya menyukai para gubernur, tetapi kami fokus pada Senat dan DPR," ujar Trump.

Trump juga dijadwalkan berpidato pada kedua malam konvensi Partai Republik yang tidak biasa digelar menjelang pemilu paruh waktu pekan depan.

Keputusan tersebut disebut sejumlah pihak internal partai berkaitan dengan kekhawatiran terhadap kemampuan Komite Nasional Partai Republik (RNC) dalam menarik anggota dan aktivis untuk menghadiri acara tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×