kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,58   -16,96   -1.87%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dubes Israel Beri Pernyataan di Debat Terbuka DK PBB, Menlu Retno Pilih Walk Out


Kamis, 25 Januari 2024 / 08:05 WIB
Dubes Israel Beri Pernyataan di Debat Terbuka DK PBB, Menlu Retno Pilih Walk Out
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, memilih untuk melakukan walk out saat dubes Israel beri pernyataan di DK PBB. KONTAN / Syamsul Ashar


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saat Duta Besar Israel untuk PBB memberikan pernyataan dalam debat terbuka Dewan Keamanan PBB, yang diadakan di Markas Besar PBB, New York, AS, pada Selasa (23/1/2024), Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, memilih untuk melakukan walk out. 

Itu adalah debat ke-3 yang telah diselenggarakan DK PBB sejak perang Israel-Hamas pecah pada Oktober 2023 lalu. Indonesia tak pernah absen di ketiga debat tersebut. 

“Saya di sini untuk ketiga kalinya dalam tiga bulan untuk menegaskan kembali komitmen teguh Indonesia untuk membela Palestina. Menyatakan bahwa Indonesia tak akan berhenti hhingga kita melihat kembalinya keadilan dan martabat rakyat Palestina,” ucap Menlu Retno dalam rapat terbuka DK PBB pada Selasa. 

Sebagaimana terlihat dalam video yang ditayangkan VOA Indonesia pada Rabu (24/1/2024), Menlu Retno keluar ruang rapat saat Dubes Israel untuk PBB, Gilad Ergan mendapat giliran memberikan pernyataan. 

Dalam kesempatan itu, ia menuding Hamas dan Jihad Islam sebagai teroris keji. 

“Namun, kekuatan teror ini hanyalah gejala belaka, sebuah gejala untuk ancaman keamanan yang sesungguhnya di wilayah tersebut dan sekitarnya,” ucap Gilad. 

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi ke AS, Jokowi Tunjuk Budi Arie Jadi Menlu Ad Interim

Ajukan 3 tuntutan 

Diberitakan VOA Indonesia secara terpisah, Menlu Retno mengajukan tiga tuntutan dalam debat terbuka DK PBB pada Selasa, yaitu gencatan senjata permanen sesegera mungkin, penghentian pasokan senjata ke Israel, dan diterimanya Palestina sebagai anggota penuh PBB. 

"Ini penting agar dapat segera dimulai proses yg adil dan seimbang untuk mewujudkan solusi dua negara serta mencegah kekejaman lebih lanjut oleh Israel,” tegasnya di markas PBB. 

Retno juga mempertanyakan keseriusan Dewan Keamanan PBB untuk menjalankan berbagai resolusinya mengenai Palestina, yang disebut Retno kerap gagal dilaksanakan. 

“Saya melihat banyak resolusi yang dilanggar terkait Palestina, namun tidak pernah ada sanksi kepada para pelanggar,” katanya. 

Sebagaimana Indonesia, dalam debat itu Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyebut penolakan Israel terhadap pendirian negara Palestina pascaperang sebagai hal yang tidak dapat diterima. 

Baca Juga: Menlu Retno: Ada 2 WNI Memutuskan Tetap Berada di Gaza

“Pendudukan Israel harus berakhir,” ujar Guterres. 

“Penolakan ini dan penyangkalan terhadap hak rakyat Palestina untuk mendirikan sebuah negara akan memperpanjang konflik yang telah menjadi ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan global," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menlu Retno Walk Out Saat Dubes Israel Beri Pernyataan di Debat Terbuka DK PBB"




TERBARU

[X]
×