kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Duh, Eropa temukan kemungkinan hubungan vaksin AstraZeneca dan kasus pembekuan darah


Rabu, 07 April 2021 / 22:57 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menunjukkan vaksin virus corona AstraZeneca di Mandiri University, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (26/3/2021). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

AstraZeneca sebelumnya menyebutkan, hasil studinya tidak menemukan risiko penggumpalan darah yang lebih tinggi pada mereka yang divaksinasi dibandingakn dengan populasi umum.

Para ilmuwan sedang menjajaki beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan pembekuan darah otak yang langka. Satu teori menyatakan, vaksin memicu antibodi yang tidak biasa dalam beberapa kasus yang jarang terjadi. 

Peneliti lain sedang mencari kemungkinan kaitannya dengan pil KB.

Tetapi, banyak ahli mengatakan, tidak ada bukti pasti, dan tak jelas apakah atau mengapa vaksin AstraZeneca akan menyebabkan masalah yang tidak dimiliki oleh vaksin lain yang menargetkan bagian serupa dari virus corona.

Sementara banyak negara telah kembali menggunakan vaksin virus corona AstraZeneca, beberapa lainnya telah memberlakukan batasan usia, dengan wanita yang lebih muda dianggap lebih rentan.

Selanjutnya: Inggris temukan total 30 kasus pembekuan darah akibat penggunaan vaksin AstraZeneca




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×