kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Duh, tingkat ekspor China pada Juli mendekati nol


Jumat, 10 Agustus 2012 / 10:50 WIB
Duh, tingkat ekspor China pada Juli mendekati nol
ILUSTRASI. Minum air kelapa termasuk salah satu cara menurunkan suhu tubuh.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Krisis Eropa benar-benar memukul perekonomian China. Lihat saja, pada Juli lalu, pertumbuhan tingkat ekspor China mendekati nol alias stagnan.

Berdasarkan data yang dirilis pemerintah China, pengiriman barang ke luar negeri hanya naik 1% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan tingkat impor CHina mencatatkan kenaikan 4,7%. Hal itu juga menyebabkan surplus perdagangan China terpapas menjadi US$ 25,1 miliar dari US$ 31,5 miliar pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ekspor tersebut di bawah estimasi 32 analis yang disurvei Bloomberg. Asal tahu saja, analis meramal pertumbuhan ekspor China akan melonjak 8% pada Juli. Sedangkan untuk tingkat impor, pertumbuhannya diestimasi mencapai 7%.

Data yang mengecewakan dari China ini semakin meningkatkan tekanan kepada pemerintah Beijing untuk segera mengambil langkah agresif untuk menggairahkan kembali perekonomiannya. Apalagi, data tingkat produksi industri dan penjualan ritel yang dirilis kemarin (9/8) juga di bawah estimasi.

"Faktor eksternal masih menjadi faktor utama perlambatan ekonomi Asia, termasuk China. Sejauh ini, pemerintah Asia masih menahan diri untuk menggelontorkan stimulus karena cemas akan dampak samping atas kebijakan tersebut," papar Chetan Ahya, analis Morgan Stanley.






TERBARU

[X]
×