kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.770   77,00   0,44%
  • IDX 6.471   34,13   0,53%
  • KOMPAS100 853   2,70   0,32%
  • LQ45 649   1,68   0,26%
  • ISSI 224   1,59   0,71%
  • IDX30 360   1,48   0,41%
  • IDXHIDIV20 450   2,71   0,61%
  • IDX80 97   0,31   0,32%
  • IDXV30 124   0,41   0,33%
  • IDXQ30 116   0,49   0,42%

Duh, Trump bilang, Turki dan Kurdi seperti dua anak yang harus bertarung


Jumat, 18 Oktober 2019 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Siluet Presiden AS Donald Trump ketika ia menjadi tuan rumah reli Keep America Great di Santa Ana Star Center di Rio Rancho, New Mexico, 16 September 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DALLAS. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, ia mengizinkan pasukan Turki dan Kurdi untuk bentrok dalam pertempuran mematikan karena kedua belah pihak seperti anak-anak yang perlu saling bertarung.

"Itu tidak konvensional apa yang saya lakukan. Saya katakan, mereka harus bertarung sebentar," kata Trump di hadapan pendukungnya di Dallas, Texas, Kamis (17/10) malam waktu setempat, seperti dikutip Channelnesasia.com.

"Seperti dua anak dalam banyak hal, kamu harus membiarkan mereka berkelahi dan kemudian kamu memisahkan mereka. Mereka bertarung selama beberapa hari dan itu cukup kejam," ujarnya.

Baca Juga: Sehari pasca gencatan senjata, tembakan masih terjadi di Suriah

Trump memicu serangan Turki selama seminggu terakhir terhadap Kurdi dengan menarik pasukan AS dari Timur Laut Suriah. Ia menekankan, "tidak setetes pun darah Amerika" jatuh di Suriah.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, lebih dari 500 orang terbunuh termasuk puluhan warga sipil, sebagian besar dari pihak Kurdi, dan 300.000 warga sipil mengungsi di Suriah.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×